alexametrics
24.4 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Korem 081/DSJ Madiun Petakan Wilayah Rawan Bencana Alam

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya fokus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di pengujung tahun. Atensi khusus kesiapsiagaan menghadapi bencana alam juga ditingkatkan. Seiring prediksi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi awal tahun depan.

Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengungkapkan, personel dan material telah disiagakan. Pihaknya juga telah menginstruksikan jajaran menggelar apel kesiapsiagaan. Termasuk intensif koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. ‘’Belajar dari pengalaman tahun ke tahun. Antisipasi ini jadi atensi utama,’’ kata Waris, Jumat (26/11).

Pihaknya telah memetakan titik rawan bencana di wilayah kerjanya. Pemetaan disesuaikan identifikasi jenis potensi bencana. Seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, hingga tsunami di pesisir selatan. ‘’Perlu peran serta bersama untuk melakukan langkah antisipasi,’’ ujarnya.

Waris menambahkan, mitigasi risiko bencana juga dibutuhkan. Dia minta masyarakat di daerah rawan bencana meningkatkan kewaspadaan. ‘’Harapan kita semoga tidak terjadi bencana alam,’’ tuturnya.

Puncak HUT Ke-58 Korem kemarin ditandai dengan tasyakuran di aula Jenderal Sudirman Makorem. Acara berlangsung sederhana dengan protokol kesehatan ketat. Kendati demikian, tak mengurangi makna tema HUT Solid, Responsif, dan Adaptif. ‘’Tetap solid dalam menjalankan tugas, merespons dengan cepat segala hal, dan beradaptasi dengan tugas yang diberikan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Kota Sulit Terbebas Banjir

Usia 58 tahun, lanjut Waris, disingkat ”mapan”. Akronim dari maju ke depan. Tidak hanya siaga bencana alam, tapi juga dalam penanganan Covid-19. Bahu-membahu bersama pemerintah daerah dan Polri serta masyarakat memerangi Covid-19. ‘’Momen ini sebagai sarana evaluasi dan introspeksi diri. Menyongsong tugas ke depan dengan penuh profesionalisme. TNI dicintai rakyat,’’ tuturnya.

Wali Kota Maidi yang hadir dalam tasyakuran menyebut bahwa selama ini sinergitas dengan Korem berjalan baik. Dia tunjuk bukti kondisi saat ini yang kondusif. Termasuk merespons cepat penanganan Covid-19. Mulai serbuan vaksinasi hingga menyelesaikan dampak sosial dan sebaran Covid-19. ‘’Pak Danrem turun sendiri, kita apelkan yang harus kita lakukan. Saya terima kasih sekali. Mudah-mudahan Korem terus berprestasi, dan prestasi itu akan dinikmati masyarakat,’’ ucap Maidi. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya fokus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di pengujung tahun. Atensi khusus kesiapsiagaan menghadapi bencana alam juga ditingkatkan. Seiring prediksi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi awal tahun depan.

Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengungkapkan, personel dan material telah disiagakan. Pihaknya juga telah menginstruksikan jajaran menggelar apel kesiapsiagaan. Termasuk intensif koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. ‘’Belajar dari pengalaman tahun ke tahun. Antisipasi ini jadi atensi utama,’’ kata Waris, Jumat (26/11).

Pihaknya telah memetakan titik rawan bencana di wilayah kerjanya. Pemetaan disesuaikan identifikasi jenis potensi bencana. Seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, hingga tsunami di pesisir selatan. ‘’Perlu peran serta bersama untuk melakukan langkah antisipasi,’’ ujarnya.

Waris menambahkan, mitigasi risiko bencana juga dibutuhkan. Dia minta masyarakat di daerah rawan bencana meningkatkan kewaspadaan. ‘’Harapan kita semoga tidak terjadi bencana alam,’’ tuturnya.

Puncak HUT Ke-58 Korem kemarin ditandai dengan tasyakuran di aula Jenderal Sudirman Makorem. Acara berlangsung sederhana dengan protokol kesehatan ketat. Kendati demikian, tak mengurangi makna tema HUT Solid, Responsif, dan Adaptif. ‘’Tetap solid dalam menjalankan tugas, merespons dengan cepat segala hal, dan beradaptasi dengan tugas yang diberikan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Bunga Boyongan ke Tempat Baru Awal 2022

Usia 58 tahun, lanjut Waris, disingkat ”mapan”. Akronim dari maju ke depan. Tidak hanya siaga bencana alam, tapi juga dalam penanganan Covid-19. Bahu-membahu bersama pemerintah daerah dan Polri serta masyarakat memerangi Covid-19. ‘’Momen ini sebagai sarana evaluasi dan introspeksi diri. Menyongsong tugas ke depan dengan penuh profesionalisme. TNI dicintai rakyat,’’ tuturnya.

Wali Kota Maidi yang hadir dalam tasyakuran menyebut bahwa selama ini sinergitas dengan Korem berjalan baik. Dia tunjuk bukti kondisi saat ini yang kondusif. Termasuk merespons cepat penanganan Covid-19. Mulai serbuan vaksinasi hingga menyelesaikan dampak sosial dan sebaran Covid-19. ‘’Pak Danrem turun sendiri, kita apelkan yang harus kita lakukan. Saya terima kasih sekali. Mudah-mudahan Korem terus berprestasi, dan prestasi itu akan dinikmati masyarakat,’’ ucap Maidi. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/