alexametrics
23.1 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Mantan Pelatih PSS Sleman Putri Arsiteki PSM Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun telah memastikan diri ikut serta Liga 2 Jatim musim ini. Berbagai persiapan juga telah dilakukan. Termasuk menyusun manajemen tim berikut pelatih kepala.

Salah satu tim pendiri PSSI itu bakal diarsiteki oleh Yuyud Pujiarto. Dia adalah eks pelatih PSS Sleman putri saat Liga 1 2019 lalu. ‘’Pelatih sudah dipilih, berlisensi B AFC,’’ kata Ketua PSSI Askot Madiun Nono Djatikusumo, Minggu (27/6).

Saat ini PSM Madiun dimanajeri oleh Gabriel Saptho dan disekretarisi Pramudita R.V. Nono mengaku pihak manajemen bakal menyiapkan pemain secara kompetitif. ‘’Tapi, kami minta juga pemain lokal bisa diikutkan, sehingga harus diseleksi dulu,’’ ujar pensiunan kepala Dispendukcapil Kota Madiun itu.

Baca Juga :  Sepanjang Juni, Tim Relawan Kota Madiun Makamkan 67 Korban Covid-19

Di sisi lain, pihaknya memandang perlu menghidupkan kembali kompetisi internal. Mulai junior hingga senior untuk menyaring sekaligus pembinaan bibit pemain. Terkait rencana ini, pihaknya perlu membahas di tingkat internal askot. ‘’Informasi yang kami terima dari asprov, Liga 3 Jatim dimulai Agustus,’’ jelasnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun telah memastikan diri ikut serta Liga 2 Jatim musim ini. Berbagai persiapan juga telah dilakukan. Termasuk menyusun manajemen tim berikut pelatih kepala.

Salah satu tim pendiri PSSI itu bakal diarsiteki oleh Yuyud Pujiarto. Dia adalah eks pelatih PSS Sleman putri saat Liga 1 2019 lalu. ‘’Pelatih sudah dipilih, berlisensi B AFC,’’ kata Ketua PSSI Askot Madiun Nono Djatikusumo, Minggu (27/6).

Saat ini PSM Madiun dimanajeri oleh Gabriel Saptho dan disekretarisi Pramudita R.V. Nono mengaku pihak manajemen bakal menyiapkan pemain secara kompetitif. ‘’Tapi, kami minta juga pemain lokal bisa diikutkan, sehingga harus diseleksi dulu,’’ ujar pensiunan kepala Dispendukcapil Kota Madiun itu.

Baca Juga :  Peredaran Narkoba Merajalela, Polisi Bekuk 19 Tersangka

Di sisi lain, pihaknya memandang perlu menghidupkan kembali kompetisi internal. Mulai junior hingga senior untuk menyaring sekaligus pembinaan bibit pemain. Terkait rencana ini, pihaknya perlu membahas di tingkat internal askot. ‘’Informasi yang kami terima dari asprov, Liga 3 Jatim dimulai Agustus,’’ jelasnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/