alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Gudang Obat Pertanian Milik Pemprov Jatim Jadi Arang

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Gudang penyimpanan obat pertanian UPT Pengembangan Benih Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim membara. Berbagai jenis obat dan peranti pertanian ludes terbakar. ‘’Tiba-tiba ada asap, setelah saya lihat ternyata gudang obat kebakaran,’’ kata Pimpinan Kebun UPT Pengembangan Benih Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Endang Murdaningsih, Kamis (26/8).

Kebakaran gedung di Desa Kertobanyon, Geger, itu terjadi sekitar pukul 10.00. Endang orang pertama yang mengetahuinya. Bermula saat dia mencium bau belerang dari asap yang masuk ke ruangannya. Endang spontan mengecek keadaan. Ternyata, kepulan asap hitam sudah membubung dari atap gudang. ‘’Saya langsung mencari bantuan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  288 Peserta Tes SKB Berebut 116 Formasi

Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadan kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Amuk si jago merah segera dijinakkan. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, berbagai jenis obat pertanian dan belerang jadi arang. Pun, sejumlah alat penyemprot pestisida dan mesin pertanian. ‘’Itu belerang sisa. Sebagian sudah disalurkan ke petani. Kalau alat-alatnya sudah tidak digunakan,’’ jelas Endang. (den/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Gudang penyimpanan obat pertanian UPT Pengembangan Benih Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim membara. Berbagai jenis obat dan peranti pertanian ludes terbakar. ‘’Tiba-tiba ada asap, setelah saya lihat ternyata gudang obat kebakaran,’’ kata Pimpinan Kebun UPT Pengembangan Benih Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Endang Murdaningsih, Kamis (26/8).

Kebakaran gedung di Desa Kertobanyon, Geger, itu terjadi sekitar pukul 10.00. Endang orang pertama yang mengetahuinya. Bermula saat dia mencium bau belerang dari asap yang masuk ke ruangannya. Endang spontan mengecek keadaan. Ternyata, kepulan asap hitam sudah membubung dari atap gudang. ‘’Saya langsung mencari bantuan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Terdakwa Perkara Sabu-Sabu Minta Petugasnya Jadi Saksi

Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadan kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Amuk si jago merah segera dijinakkan. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, berbagai jenis obat pertanian dan belerang jadi arang. Pun, sejumlah alat penyemprot pestisida dan mesin pertanian. ‘’Itu belerang sisa. Sebagian sudah disalurkan ke petani. Kalau alat-alatnya sudah tidak digunakan,’’ jelas Endang. (den/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/