alexametrics
25.5 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Sinau Bareng Caknun: Bangun Kemaslahatan Komunikasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Di masa pandemi, setiap individu harus turut membangun kemaslahatan komunikasi. Sebab, pandemi telah mengubah pola hidup masyarakat. Menjadikan protokol kesehatan (prokes) sebagai kebutuhan untuk membentengi diri.

‘’Segala sesuatu dalam kehidupan tidak boleh sembrono. Jauhi ketakutan, karena imun akan melemah. Kita yakin insya Allah sehat. Yang penting prokes,’’ kata budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.

Cak Nun mengungkapkan hal itu dalam event bertajuk Sinau Bareng Bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng yang dihelat Pemkot Madiun secara virtual di Aston Madiun Hotel & Conference Center Kamis (26/8). Hadir dalam acara itu Wali Kota Maidi, sejumlah perwakilan kelompok informasi masyarakat (KIM), serta pakar komunikasi Universitas Airlangga Suko Widodo.

Baca Juga :  Bapas Klas II Madiun Selesaikan 636 Usulan Pembebasan

Cak Nun mengibaratkan komunikasi di masa pandemi layaknya kewajiban memakai masker. Artinya, mengingatkan pentingnya memfilter setiap informasi yang masuk. Sedangkan mencuci tangan bisa diartikan membersihkan diri dari berita hoaks yang diproduksi pihak-pihak tidak bertanggung jawab. ‘’Kemudian kita harus jaga jarak. Ini dalam konteks berbagai macam,’’ sebutnya.

Prokes, lanjut dia, juga mengajarkan untuk membangun peradaban madani. Hal itu tidak terlepas dari keteladanan pemimpin yang mengedepankan hati nurani. ‘’Kepemimpinan itu landasannya di hati. Pikiran itu birokratnya. Bekal pemimpin itu rasa tidak tega pada penderitaan orang lain, penuh kasing sayang. Rakyat Kota Madiun spesial, punya harga diri yang luar biasa,’’ ungkapnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Di masa pandemi, setiap individu harus turut membangun kemaslahatan komunikasi. Sebab, pandemi telah mengubah pola hidup masyarakat. Menjadikan protokol kesehatan (prokes) sebagai kebutuhan untuk membentengi diri.

‘’Segala sesuatu dalam kehidupan tidak boleh sembrono. Jauhi ketakutan, karena imun akan melemah. Kita yakin insya Allah sehat. Yang penting prokes,’’ kata budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.

Cak Nun mengungkapkan hal itu dalam event bertajuk Sinau Bareng Bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng yang dihelat Pemkot Madiun secara virtual di Aston Madiun Hotel & Conference Center Kamis (26/8). Hadir dalam acara itu Wali Kota Maidi, sejumlah perwakilan kelompok informasi masyarakat (KIM), serta pakar komunikasi Universitas Airlangga Suko Widodo.

Baca Juga :  PKB Tetap Warnai Dinamika Gedung Klitik

Cak Nun mengibaratkan komunikasi di masa pandemi layaknya kewajiban memakai masker. Artinya, mengingatkan pentingnya memfilter setiap informasi yang masuk. Sedangkan mencuci tangan bisa diartikan membersihkan diri dari berita hoaks yang diproduksi pihak-pihak tidak bertanggung jawab. ‘’Kemudian kita harus jaga jarak. Ini dalam konteks berbagai macam,’’ sebutnya.

Prokes, lanjut dia, juga mengajarkan untuk membangun peradaban madani. Hal itu tidak terlepas dari keteladanan pemimpin yang mengedepankan hati nurani. ‘’Kepemimpinan itu landasannya di hati. Pikiran itu birokratnya. Bekal pemimpin itu rasa tidak tega pada penderitaan orang lain, penuh kasing sayang. Rakyat Kota Madiun spesial, punya harga diri yang luar biasa,’’ ungkapnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/