23.6 C
Madiun
Sunday, November 27, 2022

Operasi Pasar Lumbung Pangan Pemprov Jatim Sasar Pasar Tradisional Kota Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Langkah intervensi pasar untuk menekan laju inflasi juga dilakukan Pemprov Jawa Timur. Mulai kemarin (26/9) pemprov membuka gerai yang menyediakan bahan pokok penting (bapokting) dengan harga miring di Pasar Besar Madiun dan Pasar Sleko. Rencananya, operasi pasar tersebut bakal digelar sepekan sekali hingga akhir tahun ini.

Bapokting yang dijual dalam operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim itu di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, beras, gula pasir, cabai rawit, minyak goreng, dan bawang merah. ‘’Harganya di bawah harga pasaran,’’ kata Bima Ade Wiyatno, supervisor umum Pasar Sleko.

Bima menjelaskan, operasi pasar tersebut dibuka setiap Senin hingga Desember mendatang. Pun, pembelian beberapa bapokting sengaja dibatasi. ‘’Untuk minyak goreng dan gula pasir maksimal dua kemasan. Sedangkan bawang merah dibatasi satu kemasan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Dapat Penghargaan dari Perpusnas RI

Dia menambahkan, tak ada persyaratan khusus dalam pembelian bapokting dalam operasi pasar tersebut. Warga hanya diminta mengisi formulir registrasi yang telah disediakan petugas. ‘’Hari ini (kemarin, Red) yang ready hanya minyak goreng, bawang merah, dan cabai rawit. Lainnya masih menunggu kiriman dari distributor,’’ ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim tersebut selaras dengan program warung tekan inflasi (wartek) yang digagas pemkot. Pun, dia optimistis upaya pengendalian inflasi bakal berjalan mulus. ‘’Pemprov menyasar pasar tradisional dengan cakupan masyarakat luas, kami dengan wartek lebih ke lingkungan warga kota. Saya yakin program akan lebih maksimal jika berjalan beriringan,’’ tuturnya. (ggi/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Langkah intervensi pasar untuk menekan laju inflasi juga dilakukan Pemprov Jawa Timur. Mulai kemarin (26/9) pemprov membuka gerai yang menyediakan bahan pokok penting (bapokting) dengan harga miring di Pasar Besar Madiun dan Pasar Sleko. Rencananya, operasi pasar tersebut bakal digelar sepekan sekali hingga akhir tahun ini.

Bapokting yang dijual dalam operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim itu di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, beras, gula pasir, cabai rawit, minyak goreng, dan bawang merah. ‘’Harganya di bawah harga pasaran,’’ kata Bima Ade Wiyatno, supervisor umum Pasar Sleko.

Bima menjelaskan, operasi pasar tersebut dibuka setiap Senin hingga Desember mendatang. Pun, pembelian beberapa bapokting sengaja dibatasi. ‘’Untuk minyak goreng dan gula pasir maksimal dua kemasan. Sedangkan bawang merah dibatasi satu kemasan,’’ bebernya.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Pelototi Pergerakan Inflasi, Bentuk Satgas, Rekrut Harian Lepas

Dia menambahkan, tak ada persyaratan khusus dalam pembelian bapokting dalam operasi pasar tersebut. Warga hanya diminta mengisi formulir registrasi yang telah disediakan petugas. ‘’Hari ini (kemarin, Red) yang ready hanya minyak goreng, bawang merah, dan cabai rawit. Lainnya masih menunggu kiriman dari distributor,’’ ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim tersebut selaras dengan program warung tekan inflasi (wartek) yang digagas pemkot. Pun, dia optimistis upaya pengendalian inflasi bakal berjalan mulus. ‘’Pemprov menyasar pasar tradisional dengan cakupan masyarakat luas, kami dengan wartek lebih ke lingkungan warga kota. Saya yakin program akan lebih maksimal jika berjalan beriringan,’’ tuturnya. (ggi/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/