alexametrics
23.3 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Perayaan Imlek tanpa Pembatasan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Imlek tahun ini sedikit longgar ketimbang sebelumnya. Wali Kota Madiun Maidi memastikan tak ada pembatasan kegiatan peribadatan maupun perayaan momen tersebut. Kendati demikian, protokol kesehatan (prokes) tetap harus ditaati. ‘’Saya kira untuk Imlek terkendali,’’ kata Maidi, Jumat (28/1).

Kendati ada kelonggaran, Maidi memastikan pihaknya bersama institusi terkait bakal melakukan pemantauan seluruh kegiatan yang digelar. Tujuannya, untuk memastikan prokes dijalankan dengan baik. ‘’Jangan sampai nggak pakai prokes,’’ ujarnya.

Maidi tidak ingin ada klaster baru pasca meluasnya klaster BNI 46 Kantor Cabang Madiun. Terlebih, satu di antaranya disebut-sebut merupakan kasus Omicron, varian anyar Covid-19. ‘’Kapasitas tidak kami batasi karena jemaat memang sudah terbatas, tapi prokes tetap wajib,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kalangan Pengusaha Kota Madiun Tatap Tahun Macan Air dengan Optimisme

Prokes yang harus diperhatikan saat prosesi peribadatan di antaranya mengenakan masker, menjaga jarak, serta cuci tangan di air mengalir dengan sabun maupun hand sanitizer. Termasuk pengecekan suhu tubuh. ‘’Sudah saya cek di kelenteng ini, insya Allah aman,’’ tutur Maidi.

Maidi berharap, momen Imlek tahun ini memberikan harapan kembali normalnya ekonomi dan aktivitas masyarakat. Pun, dia mengajak seluruh umat memanjatkan doa bersama agar Covid-19 segera berakhir. ‘’Saya minta doa dari semuanya, dari kelenteng, doakan Covid-19 meninggalkan Indonesia, meninggalkan Kota Madiun. Gong xi fa cai,’’ pungkasnya. (kid/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Imlek tahun ini sedikit longgar ketimbang sebelumnya. Wali Kota Madiun Maidi memastikan tak ada pembatasan kegiatan peribadatan maupun perayaan momen tersebut. Kendati demikian, protokol kesehatan (prokes) tetap harus ditaati. ‘’Saya kira untuk Imlek terkendali,’’ kata Maidi, Jumat (28/1).

Kendati ada kelonggaran, Maidi memastikan pihaknya bersama institusi terkait bakal melakukan pemantauan seluruh kegiatan yang digelar. Tujuannya, untuk memastikan prokes dijalankan dengan baik. ‘’Jangan sampai nggak pakai prokes,’’ ujarnya.

Maidi tidak ingin ada klaster baru pasca meluasnya klaster BNI 46 Kantor Cabang Madiun. Terlebih, satu di antaranya disebut-sebut merupakan kasus Omicron, varian anyar Covid-19. ‘’Kapasitas tidak kami batasi karena jemaat memang sudah terbatas, tapi prokes tetap wajib,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pohon Besar Timpa Rumah Janda Tua

Prokes yang harus diperhatikan saat prosesi peribadatan di antaranya mengenakan masker, menjaga jarak, serta cuci tangan di air mengalir dengan sabun maupun hand sanitizer. Termasuk pengecekan suhu tubuh. ‘’Sudah saya cek di kelenteng ini, insya Allah aman,’’ tutur Maidi.

Maidi berharap, momen Imlek tahun ini memberikan harapan kembali normalnya ekonomi dan aktivitas masyarakat. Pun, dia mengajak seluruh umat memanjatkan doa bersama agar Covid-19 segera berakhir. ‘’Saya minta doa dari semuanya, dari kelenteng, doakan Covid-19 meninggalkan Indonesia, meninggalkan Kota Madiun. Gong xi fa cai,’’ pungkasnya. (kid/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/