alexametrics
23.7 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Bangun Wisata Air di Sisi Timur Kota

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pengembangan kawasan ekonomi menyasar wilayah timur Kota Madiun. Pemkot berencana mengintegrasikan Embung Pilangbango dengan megaproyek ring road timur. ‘’Untuk menyambut megaproyek ring road timur,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (28/2).

Pemkot mempersiapkan kawasan tersebut jauh-jauh hari sebelum ring road timur terealisasi. Termasuk memoles sejumlah kawasan sisi timur. ‘’Lapak-lapak yang sudah berjalan luar biasa tetap akan kami maksimalkan. Embung khususnya, insya Allah tersentuh tahun ini,’’ ujarnya.

Kawasan seluas 2,2 hektare itu bakal dipercantik layaknya objek wisata. Penanaman pohon masuk dalam konsep wisata air tersebut. Kelak akan dilengkapi lapak-lapak kuliner, pemancingan, dan speedboat atau perahu kayuh. ‘’Harus disiapkan dulu, jangan sampai tidak siap saat ring road timur mulai beroperasi,’’ imbuh Maidi.

Menurut dia, progres ring road timur saat ini masih dalam tahap perencanaan. Sebab, penetapan lokasi (penlok) dari Pemprov Jatim belum turun. Kendati anggaran pembebasan lahan telah tersedia tahun ini. Pemkot tidak ingin grusa-grusu karena melibatkan masyarakat luas. ‘’Jangan sampai masyarakat kecewa dengan adanya megaproyek ini,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Sediakan Buku ’’Baru’’ Kiloan, Gudang Milik Yayan Diserbu Warga

Jika penlok sudah turun, proses jual-beli tanah bakal ditutup. Acuannya, Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja. Serta Peraturan Pemerintah (PP) 19/2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. ‘’Ketika sudah penetapan kami lock (kunci, Red), tanah di lokasi tersebut tidak dapat dijual ke siapa pun,’’ jelasnya.

Maidi menyampaikan, kebijakan tersebut untuk mengantisipasi praktik mafia tanah maupun broker yang ingin mengeruk keuntungan pribadi. Jika saat ini spekulan tanah menguasai lahan di kawasan tersebut, belum tentu bakal menjadi trase ring road timur.

Dengan begitu, ketika penlok turun, pihak berwewenang dalam urusan agraria dan tata ruang (ATR) berhak menutup layanan legalitas pertanahan. ‘’Jangan sampai ada mafia yang main-main, meminimalkan oknum yang mendalangi jual-beli tanah di kawasan tersebut,’’ tegasnya.

Maidi menyebutkan, perencanaan megaproyek ring road timur menggandeng aparat penegak hukum (APH). Mulai kejaksaan negeri dan kepolisian setempat hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Perlu pendampingan aparat penegak hukum, bahaya jika sampai ada oknum yang main-main,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pengembangan kawasan ekonomi menyasar wilayah timur Kota Madiun. Pemkot berencana mengintegrasikan Embung Pilangbango dengan megaproyek ring road timur. ‘’Untuk menyambut megaproyek ring road timur,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (28/2).

Pemkot mempersiapkan kawasan tersebut jauh-jauh hari sebelum ring road timur terealisasi. Termasuk memoles sejumlah kawasan sisi timur. ‘’Lapak-lapak yang sudah berjalan luar biasa tetap akan kami maksimalkan. Embung khususnya, insya Allah tersentuh tahun ini,’’ ujarnya.

Kawasan seluas 2,2 hektare itu bakal dipercantik layaknya objek wisata. Penanaman pohon masuk dalam konsep wisata air tersebut. Kelak akan dilengkapi lapak-lapak kuliner, pemancingan, dan speedboat atau perahu kayuh. ‘’Harus disiapkan dulu, jangan sampai tidak siap saat ring road timur mulai beroperasi,’’ imbuh Maidi.

Menurut dia, progres ring road timur saat ini masih dalam tahap perencanaan. Sebab, penetapan lokasi (penlok) dari Pemprov Jatim belum turun. Kendati anggaran pembebasan lahan telah tersedia tahun ini. Pemkot tidak ingin grusa-grusu karena melibatkan masyarakat luas. ‘’Jangan sampai masyarakat kecewa dengan adanya megaproyek ini,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Bangun Paling Pagi

Jika penlok sudah turun, proses jual-beli tanah bakal ditutup. Acuannya, Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja. Serta Peraturan Pemerintah (PP) 19/2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. ‘’Ketika sudah penetapan kami lock (kunci, Red), tanah di lokasi tersebut tidak dapat dijual ke siapa pun,’’ jelasnya.

Maidi menyampaikan, kebijakan tersebut untuk mengantisipasi praktik mafia tanah maupun broker yang ingin mengeruk keuntungan pribadi. Jika saat ini spekulan tanah menguasai lahan di kawasan tersebut, belum tentu bakal menjadi trase ring road timur.

Dengan begitu, ketika penlok turun, pihak berwewenang dalam urusan agraria dan tata ruang (ATR) berhak menutup layanan legalitas pertanahan. ‘’Jangan sampai ada mafia yang main-main, meminimalkan oknum yang mendalangi jual-beli tanah di kawasan tersebut,’’ tegasnya.

Maidi menyebutkan, perencanaan megaproyek ring road timur menggandeng aparat penegak hukum (APH). Mulai kejaksaan negeri dan kepolisian setempat hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Perlu pendampingan aparat penegak hukum, bahaya jika sampai ada oknum yang main-main,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/