alexametrics
24.5 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Pemkot Madiun Wadul Wamen BUMN Pindah Rel KA Serong

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi wadul Wakil Menteri (Wamen) II Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo. Ihwal rel kereta api (KA) jalur perlintasan langsung (JPL) 138 di Jalan Yos Sudarso. Sebab, rel serong Depo Pertamina itu kerap mencelakai pengendara roda dua.

Keluhan itu disampaikan Maidi saat Wamen berkunjung ke PT Industri Kerata Api (Inka) kemarin (27/3). Pun, langsung direspons. ‘’Wamen minta kami dan pihak terkait (KAI dan Pertamina, Red) untuk menata rel tersebut agar lebih aman bagi masyarakat,’’ kata Direktur Utama Inka Budi Novianto.

Sejatinya, kunjungan Wamen guna mengecek kesiapan bus listrik buatan Inka.  Rencananya bus itu untuk sarana transportasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mendatang. Kendati begitu, Wamen tetap menanggapi wadulan wali kota. ‘’Segera kami koordinasikan, kalau bisa jalur dipindahkan,’’ ujar Budi.

Apalagi, wali kota juga merestui pemanfaatan aset pemkot untuk pemindahan rel tersebut. Menurut Budi, dukungan itu sebagai upaya penataan wilayah kota. ‘’Kami welcome. Karena pemkot juga mendukung pemindahan jalur itu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Delapan Napi Lapas Madiun Positif HIV

Sementara itu, Maidi sengaja wadul agar persoalan tersebut dibahas dalam rakor (rapat koordinasi) bersama Wamen kemarin. Dia mengklaim permintaan itu berdasarkan keluhan masyarakat lantaran rel sering menimbulkan kecelakaan. ‘’Terima kasih Pak Wamen dan Inka mendukung upaya ini,’’ ucap wali kota.

Maidi menyebutkan, pembahasan telah menemui titik terang. Pun, ada kesepakatan untuk merealisasikannya. Artinya, rel serong itu akan ”dimatikan”. Kemudian dibuatkan jalur baru. ‘’Semua akses yang sifatnya aset pemkot kami perbolehkan semua agar penataan tidak mengalami kendala,’’ ungkapnya.

Keluhan rel serong sejatinya sudah menahun. Hanya, progres solusinya terkesan jalan di tempat. Mumpung ada kesempatan, kata Maidi, unek-unek disampaikan kepada Wamen dalam rakor resmi bersama pihak-pihak terkait kemarin. ‘’Agar tidak sekadar wacana, karena ini demi masyarakat,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi wadul Wakil Menteri (Wamen) II Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo. Ihwal rel kereta api (KA) jalur perlintasan langsung (JPL) 138 di Jalan Yos Sudarso. Sebab, rel serong Depo Pertamina itu kerap mencelakai pengendara roda dua.

Keluhan itu disampaikan Maidi saat Wamen berkunjung ke PT Industri Kerata Api (Inka) kemarin (27/3). Pun, langsung direspons. ‘’Wamen minta kami dan pihak terkait (KAI dan Pertamina, Red) untuk menata rel tersebut agar lebih aman bagi masyarakat,’’ kata Direktur Utama Inka Budi Novianto.

Sejatinya, kunjungan Wamen guna mengecek kesiapan bus listrik buatan Inka.  Rencananya bus itu untuk sarana transportasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mendatang. Kendati begitu, Wamen tetap menanggapi wadulan wali kota. ‘’Segera kami koordinasikan, kalau bisa jalur dipindahkan,’’ ujar Budi.

Apalagi, wali kota juga merestui pemanfaatan aset pemkot untuk pemindahan rel tersebut. Menurut Budi, dukungan itu sebagai upaya penataan wilayah kota. ‘’Kami welcome. Karena pemkot juga mendukung pemindahan jalur itu,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Delapan Napi Lapas Madiun Positif HIV

Sementara itu, Maidi sengaja wadul agar persoalan tersebut dibahas dalam rakor (rapat koordinasi) bersama Wamen kemarin. Dia mengklaim permintaan itu berdasarkan keluhan masyarakat lantaran rel sering menimbulkan kecelakaan. ‘’Terima kasih Pak Wamen dan Inka mendukung upaya ini,’’ ucap wali kota.

Maidi menyebutkan, pembahasan telah menemui titik terang. Pun, ada kesepakatan untuk merealisasikannya. Artinya, rel serong itu akan ”dimatikan”. Kemudian dibuatkan jalur baru. ‘’Semua akses yang sifatnya aset pemkot kami perbolehkan semua agar penataan tidak mengalami kendala,’’ ungkapnya.

Keluhan rel serong sejatinya sudah menahun. Hanya, progres solusinya terkesan jalan di tempat. Mumpung ada kesempatan, kata Maidi, unek-unek disampaikan kepada Wamen dalam rakor resmi bersama pihak-pihak terkait kemarin. ‘’Agar tidak sekadar wacana, karena ini demi masyarakat,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/