alexametrics
24.8 C
Madiun
Monday, July 4, 2022

Diyana Rositasari Fokus Bisnis Online

MADIUN – Merawat tubuh menjadi kewajiban bagi wanita. Pandangan itu juga tertanam dalam diri Diyana Rositasari. Itu pula yang mendasari mahasiswi tingkat akhir di Universitas PGRI Madiun ini merintis bisnis kosmetik secara online. ‘’Kebetulan saya juga hobi perawatan dan olahraga,’’ ungkap Diyana.

Meski sedang merampungkan skripsi, bisnisnya tetap jalan. Baginya, kuliah dan berbisnis bisa berjalan beriringan. Tak menganggu satu sama lain. Justru, penghasilannya bisa meringankan biaya kuliahnya. ‘’Dulu sempat nyambi rias juga. Sekarang fokus bisnis online saja,’’ ungkapnya.

Dalam berbisnis, Diyana selalu mengutamakan kejujuran demi kepuasan pelanggan. Apalagi, kosmetik itu sifatnya cocok-cocokan. Produk yang ditawarkan tak sembarangan. ‘’Kalau jelek saya bilang jelek. Karena tidak semua orang cocok dengan satu jenis produk,’’ terangnya.

Baca Juga :  5.891 Data Petani Tak Valid, Program Kartu Tani Tetap Dilanjutkan

Sebulannya, gadis 21 tahun ini bisa meraup untung Rp 1-3 juta. Kalau sepi orderan, tetap bisa mengantongi kisaran Rp 500 ribu. ‘’Jangan paksa pelanggan membeli. Cukup tunjukkan kualitas, pasti tertarik dengan sendirinya,’’ tandasnya. (fat/fin)

MADIUN – Merawat tubuh menjadi kewajiban bagi wanita. Pandangan itu juga tertanam dalam diri Diyana Rositasari. Itu pula yang mendasari mahasiswi tingkat akhir di Universitas PGRI Madiun ini merintis bisnis kosmetik secara online. ‘’Kebetulan saya juga hobi perawatan dan olahraga,’’ ungkap Diyana.

Meski sedang merampungkan skripsi, bisnisnya tetap jalan. Baginya, kuliah dan berbisnis bisa berjalan beriringan. Tak menganggu satu sama lain. Justru, penghasilannya bisa meringankan biaya kuliahnya. ‘’Dulu sempat nyambi rias juga. Sekarang fokus bisnis online saja,’’ ungkapnya.

Dalam berbisnis, Diyana selalu mengutamakan kejujuran demi kepuasan pelanggan. Apalagi, kosmetik itu sifatnya cocok-cocokan. Produk yang ditawarkan tak sembarangan. ‘’Kalau jelek saya bilang jelek. Karena tidak semua orang cocok dengan satu jenis produk,’’ terangnya.

Baca Juga :  Terapkan Teknologi Arduino Uno di TKIT Nur Mujahidin

Sebulannya, gadis 21 tahun ini bisa meraup untung Rp 1-3 juta. Kalau sepi orderan, tetap bisa mengantongi kisaran Rp 500 ribu. ‘’Jangan paksa pelanggan membeli. Cukup tunjukkan kualitas, pasti tertarik dengan sendirinya,’’ tandasnya. (fat/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/