alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Delapan Persen Anak Kota Madiun Belum Ber-KIA

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kesadaran warga Kota Madiun melengkapi administrasi kependudukannya dengan kartu identitas anak (KIA) tampaknya semakin meningkat. Itu dibuktikan dengan tingginya persentase kepemilikan dokumen tersebut.

Catatan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) setempat, dari 47.295 wajib KIA, 92 persen di antaranya sudah memiliki dokumen tersebut. ‘’Setiap hari kami rata-rata mencetak 30 keping (KIA),’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio, Selasa (28/9).

Poedjo menyebut, sisa 8 persen yang belum memiliki KIA itu mayoritas pelajar kelas XI SMA. Mereka ditengarai sengaja tidak mengurus dokumen tersebut lantaran usianya sudah mendekati wajib KTP. ‘’Mungkin merasa nanggung. Jadi, pilih nanti mengurus KTP sekalian,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Basuki Rahmat, Kota Madiun Dilebarkan

Dia menjelaskan, KIA wajib dimiliki anak usia 0-17 tahun. Pun, berfungsi sama dengan KTP, termasuk untuk mendaftar sekolah. KIA, lanjut Poedjo, dilengkapi nomor akta kelahiran, nomor KK, dan nama orang tua. ‘’Pengurusannya hanya perlu melampirkan fotokopi akta kelahiran, KK, dan foto anak untuk usia 5 tahun. Background biru untuk tahun lahir genap dan merah tahun lahir ganjil,’’ paparnya. (irs/c1/isd/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kesadaran warga Kota Madiun melengkapi administrasi kependudukannya dengan kartu identitas anak (KIA) tampaknya semakin meningkat. Itu dibuktikan dengan tingginya persentase kepemilikan dokumen tersebut.

Catatan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) setempat, dari 47.295 wajib KIA, 92 persen di antaranya sudah memiliki dokumen tersebut. ‘’Setiap hari kami rata-rata mencetak 30 keping (KIA),’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio, Selasa (28/9).

Poedjo menyebut, sisa 8 persen yang belum memiliki KIA itu mayoritas pelajar kelas XI SMA. Mereka ditengarai sengaja tidak mengurus dokumen tersebut lantaran usianya sudah mendekati wajib KTP. ‘’Mungkin merasa nanggung. Jadi, pilih nanti mengurus KTP sekalian,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Rahasia Umur Panjang

Dia menjelaskan, KIA wajib dimiliki anak usia 0-17 tahun. Pun, berfungsi sama dengan KTP, termasuk untuk mendaftar sekolah. KIA, lanjut Poedjo, dilengkapi nomor akta kelahiran, nomor KK, dan nama orang tua. ‘’Pengurusannya hanya perlu melampirkan fotokopi akta kelahiran, KK, dan foto anak untuk usia 5 tahun. Background biru untuk tahun lahir genap dan merah tahun lahir ganjil,’’ paparnya. (irs/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/