alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Bangun Paling Pagi

Oleh:

Yuni Setyowati Maidi

(Istri Wali Kota Madiun Maidi)

PAK Maidi itu orang yang selalu bangun paling pagi di rumah. Biasanya satu jam sebelum Subuh, Bapak bangun dan langsung membuka telepon genggamnya. Dia buka satu per satu informasi yang masuk kepadanya. Keluhan dari masyarakat yang langsung dikirimkan melalui SMS atau WhatsApp, atau laporan-laporan dari OPD terutama dispendukcapil. Terkait ada tidak warga yang meninggal dunia dan dimana saja alamatnya.

Biasanya setelah selesai membaca informasi-informasi dari handphone, Pak Maidi mulai bersiap. Saya pun demikian. Mempersiapkan kebutuhan suami dan keluarga sebelum berangkat bekerja, mengajar di SMPN 2 Kota Madiun. Saya biasa berangkat sekitar pukul 06.30. Sebelum berangkat, saya pastikan keperluan keluarga sudah terpenuhi semua. Saya juga selalu mengingatkan kepada Bapak mengenai kegiatan yang mungkin harus dia ikuti hari itu.

Kadang ketika saya berangkat, Bapak sudah tidak di rumah. Dia berolahraga. Kalau Rabu, di lapangan golf Lanud Iswahjudi. Kalau tidak golf, dia renang. Olahraga pagi sudah menjadi kebiasaan Bapak dari dulu. Baginya, ketika sudah berolahraga, badan akan terasa lebih fit untuk beraktivitas sampai sore. Bahkan, Bapak merasa tidak mengantuk ketika pagi hari dia berolahraga.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Tak Teranggarkan

Dulu ketika masih menjadi ASN di Pemkot Madiun, saya dan Bapak baru akan ketemu ketika sore hari, setelah pulang kerja. Setelah menjadi wali kota, sepertinya juga sama. Kami baru bisa ketemu sore, setelah kesibukan masing-masing selesai. Dan biasanya ketika sudah bertemu, sore atau malam hari kami kulineran. Menjelajah kuliner Kota Madiun itu menyenangkan. Kami selalu menyempatkan minimal dua kali tiap seminggu. Terutama yang baru-baru. Karena bikin penasaran. He he he.

Menurut saya, kebiasan Bapak tidak akan berubah ketika nanti menjadi wali kota. Sebagai kepala daerah, dia menyadari betul tugasnya adalah melayani masyarakatnya. Jadi saya pun mengerti, waktu dan konsentrasinya akan banyak tersita untuk itu. Sebagai istri, saya akan terus mendukung dan mendampingi beliau, hingga kapan pun. (*/naz/ota)

Oleh:

Yuni Setyowati Maidi

(Istri Wali Kota Madiun Maidi)

PAK Maidi itu orang yang selalu bangun paling pagi di rumah. Biasanya satu jam sebelum Subuh, Bapak bangun dan langsung membuka telepon genggamnya. Dia buka satu per satu informasi yang masuk kepadanya. Keluhan dari masyarakat yang langsung dikirimkan melalui SMS atau WhatsApp, atau laporan-laporan dari OPD terutama dispendukcapil. Terkait ada tidak warga yang meninggal dunia dan dimana saja alamatnya.

Biasanya setelah selesai membaca informasi-informasi dari handphone, Pak Maidi mulai bersiap. Saya pun demikian. Mempersiapkan kebutuhan suami dan keluarga sebelum berangkat bekerja, mengajar di SMPN 2 Kota Madiun. Saya biasa berangkat sekitar pukul 06.30. Sebelum berangkat, saya pastikan keperluan keluarga sudah terpenuhi semua. Saya juga selalu mengingatkan kepada Bapak mengenai kegiatan yang mungkin harus dia ikuti hari itu.

Kadang ketika saya berangkat, Bapak sudah tidak di rumah. Dia berolahraga. Kalau Rabu, di lapangan golf Lanud Iswahjudi. Kalau tidak golf, dia renang. Olahraga pagi sudah menjadi kebiasaan Bapak dari dulu. Baginya, ketika sudah berolahraga, badan akan terasa lebih fit untuk beraktivitas sampai sore. Bahkan, Bapak merasa tidak mengantuk ketika pagi hari dia berolahraga.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Tak Teranggarkan

Dulu ketika masih menjadi ASN di Pemkot Madiun, saya dan Bapak baru akan ketemu ketika sore hari, setelah pulang kerja. Setelah menjadi wali kota, sepertinya juga sama. Kami baru bisa ketemu sore, setelah kesibukan masing-masing selesai. Dan biasanya ketika sudah bertemu, sore atau malam hari kami kulineran. Menjelajah kuliner Kota Madiun itu menyenangkan. Kami selalu menyempatkan minimal dua kali tiap seminggu. Terutama yang baru-baru. Karena bikin penasaran. He he he.

Menurut saya, kebiasan Bapak tidak akan berubah ketika nanti menjadi wali kota. Sebagai kepala daerah, dia menyadari betul tugasnya adalah melayani masyarakatnya. Jadi saya pun mengerti, waktu dan konsentrasinya akan banyak tersita untuk itu. Sebagai istri, saya akan terus mendukung dan mendampingi beliau, hingga kapan pun. (*/naz/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/