alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Mudik Lebaran Tanpa Penyekatan dan Penutupan Jalan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran tahun ini dipastikan tanpa penyekatan dan penutupan jalan. Seluruh ruas jalan di wilayah Kota Madiun bakal dibuka penuh 24 jam. Pun lampu penerangan jalan umum (PJU) tidak dimatikan pada jam-jam tertentu.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan,bukan euforia yang menjadi alasan pelonggaran tersebut. Melainkandemi kelancaran arus lalu lintas (lalin) serta keamanan berkendara. Baik warga kota maupun pemudik. Sebab, kuantitas kendaraan dan risiko kecelakaan berpotensi meningkat selama momen Lebaran. ‘’Kami fasilitasi akses keluar-masuk kota,’’ katanya, Jumat (29/4).

Kenyamanan dan keamanan masyarakat menjadi alasan utama kebijakantanpa penyekatan dan penutupan jalan seperti dua tahun terakhir. Sebab, wilayah kota berpotensi terjadi kemacetan kendati tidak pada momen hari besar. Apalagi pada momen Lebaran kali ini dengan segala pelonggaran dari pemerintah pusat. ‘’Pengunjung kota ini banyak, buat mereka nyaman dan betah,’’ ujarnya.

Namun, Maidi mewanti-wanti masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan. Pun, meminta seluruh fasilitas atau tempat pelayanan publik menyediakan aplikasi PeduliLindungi. Bersamaan itu, pihaknya meningkatkan operasional gerai vaksinasi dan masker gratis. ‘’Semua masyarakat tanpa terkecuali yang tidak punya masker, silakan ambil di gerai yang kami sediakan,’’ pintanya.

Baca Juga :  Gagal Jadi Tentara, Karier Jury Leonard Siahaan Bersinar di Kepolisian

Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono memastikan hal yang sama. Hanya, mungkin akan ada rekayasa lalin dalam kondisi darurat. Satu titik ruas jalan yang bakal jadi atensi kepolisian yakni jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api Sukosari. ‘’Yang pasti one way (satu arah, Red) akan kami berlakukan di lokasi atau jalan yang crowded. Untuk yang lainnya, Insya Allah aman,’’ ucapnya.

Ancaman atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi perhatian Kapolres. Sebab, acap terjadi tindak kriminalitas saat momen hari besar. Pun, meminta masyarakat senantiasa menjaga keamanan rumah dan lingkungan masing-masing. ‘’Kalau bepergian, rumah dipastikan aman. Kami juga menurunkan personel patroli pengawasan,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran tahun ini dipastikan tanpa penyekatan dan penutupan jalan. Seluruh ruas jalan di wilayah Kota Madiun bakal dibuka penuh 24 jam. Pun lampu penerangan jalan umum (PJU) tidak dimatikan pada jam-jam tertentu.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan,bukan euforia yang menjadi alasan pelonggaran tersebut. Melainkandemi kelancaran arus lalu lintas (lalin) serta keamanan berkendara. Baik warga kota maupun pemudik. Sebab, kuantitas kendaraan dan risiko kecelakaan berpotensi meningkat selama momen Lebaran. ‘’Kami fasilitasi akses keluar-masuk kota,’’ katanya, Jumat (29/4).

Kenyamanan dan keamanan masyarakat menjadi alasan utama kebijakantanpa penyekatan dan penutupan jalan seperti dua tahun terakhir. Sebab, wilayah kota berpotensi terjadi kemacetan kendati tidak pada momen hari besar. Apalagi pada momen Lebaran kali ini dengan segala pelonggaran dari pemerintah pusat. ‘’Pengunjung kota ini banyak, buat mereka nyaman dan betah,’’ ujarnya.

Namun, Maidi mewanti-wanti masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan. Pun, meminta seluruh fasilitas atau tempat pelayanan publik menyediakan aplikasi PeduliLindungi. Bersamaan itu, pihaknya meningkatkan operasional gerai vaksinasi dan masker gratis. ‘’Semua masyarakat tanpa terkecuali yang tidak punya masker, silakan ambil di gerai yang kami sediakan,’’ pintanya.

Baca Juga :  Aji Prasetyo Getol Lontarkan Kritik Sosial lewat Media Komik

Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono memastikan hal yang sama. Hanya, mungkin akan ada rekayasa lalin dalam kondisi darurat. Satu titik ruas jalan yang bakal jadi atensi kepolisian yakni jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api Sukosari. ‘’Yang pasti one way (satu arah, Red) akan kami berlakukan di lokasi atau jalan yang crowded. Untuk yang lainnya, Insya Allah aman,’’ ucapnya.

Ancaman atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi perhatian Kapolres. Sebab, acap terjadi tindak kriminalitas saat momen hari besar. Pun, meminta masyarakat senantiasa menjaga keamanan rumah dan lingkungan masing-masing. ‘’Kalau bepergian, rumah dipastikan aman. Kami juga menurunkan personel patroli pengawasan,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/