alexametrics
22.4 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Penanaman Tabebuya di Kota Madiun Hampir Tuntas, Penyedia Beri Garansi 6 Bulan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemandangan ala di Jepang semakin terasa di Kota Madiun. Itu seiring nyaris rampungnya penanaman ribuan pohon tabebuya di sejumlah ruas jalan. Di antaranya, Pahlawan, Mayjen Sungkono, Urip Sumoharjo, Setia Budi, Diponegoro, dr Soetomo, Cokroaminoto, dan Agus Salim. ‘’Sudah tertanam hampir seluruhnya,’’ kata Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jemakir, Minggu (29/5).

Jemakir menjelaskan, ada sekitar 2 ribu pohon tabebuya yang ditanam tahun ini. Pun, hampir semuanya tumbuh dengan baik. ‘’Penyedia memberikan garansi selama enam bulan setelah pohon tertanam. Kalau ada pohon yang mati langsung diganti,’’ ungkapnya seraya menyebutkan bahwa anggaran pengadaan pohon tabebuya itu sebesar Rp 700 juta dari APBD 2022.

Baca Juga :  Gagap Teknologi, Jukir Sambat E-Parking

Penanaman ribuan pohon bernama ilmiah Handroanthus chrysotrichus itu, lanjut Jemakir, bertujuan memperindah estetika kota. Sebab, tabebuya menghasilkan bunga beraneka warna seperti kuning, ungu, putih, dan merah muda. ‘’Sekaligus mewujudkan Kota Madiun sejuta bunga,’’ ujarnya.

Di sisi lain, disperkim melakukan pembibitan pohon tabebuya. Bibit berasal dari buah tabebuya yang kemudian disemaikan. Saat ini ada sekitar 600 bibit yang berhasil disemaikan. ‘’Selanjutnya kami tidak perlu beli lagi. Lumayan, bisa menghemat anggaran atau dapat digunakan untuk program lain,’’ pungkasnya. (ggi/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemandangan ala di Jepang semakin terasa di Kota Madiun. Itu seiring nyaris rampungnya penanaman ribuan pohon tabebuya di sejumlah ruas jalan. Di antaranya, Pahlawan, Mayjen Sungkono, Urip Sumoharjo, Setia Budi, Diponegoro, dr Soetomo, Cokroaminoto, dan Agus Salim. ‘’Sudah tertanam hampir seluruhnya,’’ kata Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jemakir, Minggu (29/5).

Jemakir menjelaskan, ada sekitar 2 ribu pohon tabebuya yang ditanam tahun ini. Pun, hampir semuanya tumbuh dengan baik. ‘’Penyedia memberikan garansi selama enam bulan setelah pohon tertanam. Kalau ada pohon yang mati langsung diganti,’’ ungkapnya seraya menyebutkan bahwa anggaran pengadaan pohon tabebuya itu sebesar Rp 700 juta dari APBD 2022.

Baca Juga :  Impikan Jadi Polwan

Penanaman ribuan pohon bernama ilmiah Handroanthus chrysotrichus itu, lanjut Jemakir, bertujuan memperindah estetika kota. Sebab, tabebuya menghasilkan bunga beraneka warna seperti kuning, ungu, putih, dan merah muda. ‘’Sekaligus mewujudkan Kota Madiun sejuta bunga,’’ ujarnya.

Di sisi lain, disperkim melakukan pembibitan pohon tabebuya. Bibit berasal dari buah tabebuya yang kemudian disemaikan. Saat ini ada sekitar 600 bibit yang berhasil disemaikan. ‘’Selanjutnya kami tidak perlu beli lagi. Lumayan, bisa menghemat anggaran atau dapat digunakan untuk program lain,’’ pungkasnya. (ggi/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/