alexametrics
23.9 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Tanpa Target Muluk, Kota Madiun Berangkatkan 27 Cabor ke Porprov Jatim VII

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Kota Madiun resmi memberangkatkan 27 cabang olahraga (cabor) di ajang Porprov Jatim VII di Lumajang, 25 Juni hingga 3 Juli 2022. Jumlah itu berkurang dari 32 cabor yang rencananya diberangkatkan. ‘’Lima cabor tidak lolos keabsahan,’’ kata Chief de Mission Kontingen Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, Minggu (29/5).

Keputusan tersebut merupakan hasil review Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat. Mereka melakukan wawancara dengan pelatih, manajer, dan pengurus cabor. Serta melihat rekam jejak prestasi cabor tersebut di ajang-ajang terakhir yang diikuti. Baik single maupun kejurprov. ‘’Ada sekitar 207 atlet berikut ofisial yang berangkat,’’ ujar Inda Raya.

Dia tak memasang target muluk pada porprov kali ini. Minimal bisa melebihi capaian porprov sebelumnya di Lamongan 2019 lalu. Saat itu kontingen Kota Madiun bertengger di peringkat 22 dengan tiga emas, enam perak, dan 20 perunggu. ‘’Kalau bisa sih bisa meraih (medali, Red) emas sebanyak-banyaknya,’’ kata wakil wali kota Madiun itu.

Baca Juga :  Salah Judul, Pembahasan Raperda Pengelolaan Rumah Susun Dipending

Adapun cabor yang digadang-gadang bisa meraih medali emas adalah jujitsu. Inda Raya beralasan pada Porprov 2019 lalu jujitsu berhasil mendapat 14 medali. Bahkan, tujuh di antaranya medali emas. Kendati saat itu masih termasuk cabor ekshibisi. ‘’Untuk tahun ini jujitsu targetnya satu emas, satu perak,’’ ujarnya.

Inda Raya mengaku persiapan atlet menyongsong porprov tahun ini telah dilakukan matang. Mulai pelaksanaan training center (TC) sebulan terakhir dan latih tanding. Bahkan, pencak silat dan tim basket putri lolos pra-porprov. ‘’Kami harapkan bisa menjadi ladang emas di Porprov 2022,’’ ucapnya. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Kota Madiun resmi memberangkatkan 27 cabang olahraga (cabor) di ajang Porprov Jatim VII di Lumajang, 25 Juni hingga 3 Juli 2022. Jumlah itu berkurang dari 32 cabor yang rencananya diberangkatkan. ‘’Lima cabor tidak lolos keabsahan,’’ kata Chief de Mission Kontingen Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, Minggu (29/5).

Keputusan tersebut merupakan hasil review Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat. Mereka melakukan wawancara dengan pelatih, manajer, dan pengurus cabor. Serta melihat rekam jejak prestasi cabor tersebut di ajang-ajang terakhir yang diikuti. Baik single maupun kejurprov. ‘’Ada sekitar 207 atlet berikut ofisial yang berangkat,’’ ujar Inda Raya.

Dia tak memasang target muluk pada porprov kali ini. Minimal bisa melebihi capaian porprov sebelumnya di Lamongan 2019 lalu. Saat itu kontingen Kota Madiun bertengger di peringkat 22 dengan tiga emas, enam perak, dan 20 perunggu. ‘’Kalau bisa sih bisa meraih (medali, Red) emas sebanyak-banyaknya,’’ kata wakil wali kota Madiun itu.

Baca Juga :  Pasukan Gabungan Ketati Larangan Mudik ke Kota

Adapun cabor yang digadang-gadang bisa meraih medali emas adalah jujitsu. Inda Raya beralasan pada Porprov 2019 lalu jujitsu berhasil mendapat 14 medali. Bahkan, tujuh di antaranya medali emas. Kendati saat itu masih termasuk cabor ekshibisi. ‘’Untuk tahun ini jujitsu targetnya satu emas, satu perak,’’ ujarnya.

Inda Raya mengaku persiapan atlet menyongsong porprov tahun ini telah dilakukan matang. Mulai pelaksanaan training center (TC) sebulan terakhir dan latih tanding. Bahkan, pencak silat dan tim basket putri lolos pra-porprov. ‘’Kami harapkan bisa menjadi ladang emas di Porprov 2022,’’ ucapnya. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/