alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Nahas saat Ikut Ayah Cari Ular

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Gunari, 48, warga Desa Pulerejo, Pilangkenceng, mesti mengikhlaskan kepergian Rido Muhamad Nizam, 6, untuk selamanya. Anak semata wayangnya itu tewas tenggelam di saluran irigasi desa setempat.

Nahas itu terjadi pada Selasa sore (27/7). Bermula saat Gunari berniat mencari ular. Rido yang ingin ikut akhirnya diajak. Sesampainya di lokasi, Gunari meminta bocah itu menunggu di bawah pohon yang kebetulan berdekatan dengan bagian genangan saluran irigasi tersebut.

Dirasa Rido sudah di tempat aman, Gunari bergegas mencari ular. Setengah jam berselang, Gunari yang berada sekitar 100 meter dari tempat Rido berteduh dikagetkan dengan teriakan minta tolong. Tak dinyana, saat didatangi, tubuh Rido sudah dalam kubangan air sedalam tiga meter. ‘’Awalnya tidak ada yang berani menolong karena tidak ada yang bisa berenang,’’ kata Wakapolsek Balerejo Iptu Slamet Riadi Rabu (28/7).

Baca Juga :  Sekolah Belum Tatap Muka, MPLS Dalam Jaringan

Gunari dan salah seorang warga yang panik berusaha menolong Rido. Galah bambu digunakan untuk turun dan masuk ke kubangan air. Sejurus kemudian, tubuh Rido berhasil diangkat. ‘’Tapi, sudah dalam kondisi tidak bernyawa,’’ ujar Slamet.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pun, Slamet memastikan tidak ada upaya hukum atas peristiwa tersebut. ‘’Hasil pemeriksaan medis yang sudah dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,’’ tandasnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Gunari, 48, warga Desa Pulerejo, Pilangkenceng, mesti mengikhlaskan kepergian Rido Muhamad Nizam, 6, untuk selamanya. Anak semata wayangnya itu tewas tenggelam di saluran irigasi desa setempat.

Nahas itu terjadi pada Selasa sore (27/7). Bermula saat Gunari berniat mencari ular. Rido yang ingin ikut akhirnya diajak. Sesampainya di lokasi, Gunari meminta bocah itu menunggu di bawah pohon yang kebetulan berdekatan dengan bagian genangan saluran irigasi tersebut.

Dirasa Rido sudah di tempat aman, Gunari bergegas mencari ular. Setengah jam berselang, Gunari yang berada sekitar 100 meter dari tempat Rido berteduh dikagetkan dengan teriakan minta tolong. Tak dinyana, saat didatangi, tubuh Rido sudah dalam kubangan air sedalam tiga meter. ‘’Awalnya tidak ada yang berani menolong karena tidak ada yang bisa berenang,’’ kata Wakapolsek Balerejo Iptu Slamet Riadi Rabu (28/7).

Baca Juga :  Ponorogo Tunggu Bagian 3,1 Juta Dosis Vaksin

Gunari dan salah seorang warga yang panik berusaha menolong Rido. Galah bambu digunakan untuk turun dan masuk ke kubangan air. Sejurus kemudian, tubuh Rido berhasil diangkat. ‘’Tapi, sudah dalam kondisi tidak bernyawa,’’ ujar Slamet.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pun, Slamet memastikan tidak ada upaya hukum atas peristiwa tersebut. ‘’Hasil pemeriksaan medis yang sudah dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,’’ tandasnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/