alexametrics
26.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

CPNS Kota Madiun: Pendaftar Hari Pertama Hanya 18 Orang

MADIUN – Keran pendaftaran seleksi CPNS Pemkot Madiun resmi dibuka kemarin. Sebanyak 174 formasi CPNS yang ada sudah mulai bisa didaftar para pelamar. Pembukaan pendaftaran dilakukan serentak bersamaan dengan seluruh daerah di Jatim. Termasuk, formasi CPNS di pemprov setempat. Pembukaan perdana CPNS Kota Karismatik sekaligus mengakhiri debat persyaratan indeks prestasi kumulatif (IPK) antara legislatif-eksekutif. ’’Keputusannya tetap 3,00,’’ kata Penjabat Sekda Rusdiyanto.

Jawa Pos Radar Madiun mencoba mengakses portal resmi pendaftaran di Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sebanyak 174 fomasi pemkot sudah bisa dipilih di laman resmi pendaftaran tersebut. Pun, sejumlah posisi sudah mulai muncul peminatnya. Sampai pukul 18.00 kemarin, sudah ada sedikitnya 18 pendaftar. Dari berbagai posisi, rupanya lowongan jabatan penyuluh hukum pertama cukup diminati. Hanya satu posisi, sudah dilamar oleh tiga pendaftar.

Pelamar yang sudah mulai berbondong-bondong mendaftar sepanjang hari pertama kemarin sekaligus mementahkan pendapat bahwa persyaratan IPK sebesar 3,00 yang dipatok terlalu tinggi bagi warga Kota Karismatik. Rusdiyanto menjelaskan bahwa penetapan IPK tersebut telah didasarkan pada banyak pertimbangan.

Pendaftaran CPNS dibuka sampai 12 Oktober mendatang. Rusdiyanto meminta pelamar supaya cermat mendaftar. Sebab, pendaftaran hanya bisa dilakukan sekali dan tidak boleh lebih dari satu posisi. Apalagi, traffic akses ke portal resmi SSCN BKN sangat padat di jam-jam tertentu. Salah-salah, pelamar sendiri yang bisa dirugikan. ’’Kami mohon cermat dengan berbagai persyaratan yang diunggah. Karena seleksi administrasi merupakan tahapan pertama sebelum pelamar masuk ke seleksi kompetensi dasar dan bidang (SKD dan SKB),’’ bebernya.

Baca Juga :  Besok, Pedagang Empat Pasar Di-Rapid Masal

BKD dari wilayah eks Karesidenan Madiun beberapa hari lalu dikumpulkan di Mejayan membahas pematangan pelaksanaan SKD. Seluruh daerah siap. Rusdiyanto menyebut anggaran yang digelontor pemkot untuk gelaran akbar CPNS ini tak sampai Rp 1 miliar. Sementara terkait teknis pelaksanaan SKD dan SKB, akan diumumkan lebih lanjut kepada pelamar di kemudian hari. ‘’Seluruh persyaratan dan tahapan diumumkan resmi oleh BKN dan pemerintah kota,’’ terangnya.

Untuk sementara, yang sudah fixed adalah lokasi tes dengan metode computer assisted test (CAT). Panitia seleksi nasional atau panselnas, serta pemda eks Karesidenan Madiun menyepakati venue SKD di Wisma Haji Kota Madiun yang berlokasi di ring road. Dimungkinkan jumlah peserta SKD di Wisma Haji akan membeludak. Sebab, peserta yang tes di Wisma Haji rupanya tidak hanya pelamar untuk formasi eks Karesidenan Madiun. ‘’Pelamar yang melamar di instansi luar daerah pun bisa tes di Wisma Haji,’’ sebutnya. (naz/c1/ota)

MADIUN – Keran pendaftaran seleksi CPNS Pemkot Madiun resmi dibuka kemarin. Sebanyak 174 formasi CPNS yang ada sudah mulai bisa didaftar para pelamar. Pembukaan pendaftaran dilakukan serentak bersamaan dengan seluruh daerah di Jatim. Termasuk, formasi CPNS di pemprov setempat. Pembukaan perdana CPNS Kota Karismatik sekaligus mengakhiri debat persyaratan indeks prestasi kumulatif (IPK) antara legislatif-eksekutif. ’’Keputusannya tetap 3,00,’’ kata Penjabat Sekda Rusdiyanto.

Jawa Pos Radar Madiun mencoba mengakses portal resmi pendaftaran di Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sebanyak 174 fomasi pemkot sudah bisa dipilih di laman resmi pendaftaran tersebut. Pun, sejumlah posisi sudah mulai muncul peminatnya. Sampai pukul 18.00 kemarin, sudah ada sedikitnya 18 pendaftar. Dari berbagai posisi, rupanya lowongan jabatan penyuluh hukum pertama cukup diminati. Hanya satu posisi, sudah dilamar oleh tiga pendaftar.

Pelamar yang sudah mulai berbondong-bondong mendaftar sepanjang hari pertama kemarin sekaligus mementahkan pendapat bahwa persyaratan IPK sebesar 3,00 yang dipatok terlalu tinggi bagi warga Kota Karismatik. Rusdiyanto menjelaskan bahwa penetapan IPK tersebut telah didasarkan pada banyak pertimbangan.

Pendaftaran CPNS dibuka sampai 12 Oktober mendatang. Rusdiyanto meminta pelamar supaya cermat mendaftar. Sebab, pendaftaran hanya bisa dilakukan sekali dan tidak boleh lebih dari satu posisi. Apalagi, traffic akses ke portal resmi SSCN BKN sangat padat di jam-jam tertentu. Salah-salah, pelamar sendiri yang bisa dirugikan. ’’Kami mohon cermat dengan berbagai persyaratan yang diunggah. Karena seleksi administrasi merupakan tahapan pertama sebelum pelamar masuk ke seleksi kompetensi dasar dan bidang (SKD dan SKB),’’ bebernya.

Baca Juga :  Arief Purwanto Wakili Pelaporan Resmi Penghina Maidi

BKD dari wilayah eks Karesidenan Madiun beberapa hari lalu dikumpulkan di Mejayan membahas pematangan pelaksanaan SKD. Seluruh daerah siap. Rusdiyanto menyebut anggaran yang digelontor pemkot untuk gelaran akbar CPNS ini tak sampai Rp 1 miliar. Sementara terkait teknis pelaksanaan SKD dan SKB, akan diumumkan lebih lanjut kepada pelamar di kemudian hari. ‘’Seluruh persyaratan dan tahapan diumumkan resmi oleh BKN dan pemerintah kota,’’ terangnya.

Untuk sementara, yang sudah fixed adalah lokasi tes dengan metode computer assisted test (CAT). Panitia seleksi nasional atau panselnas, serta pemda eks Karesidenan Madiun menyepakati venue SKD di Wisma Haji Kota Madiun yang berlokasi di ring road. Dimungkinkan jumlah peserta SKD di Wisma Haji akan membeludak. Sebab, peserta yang tes di Wisma Haji rupanya tidak hanya pelamar untuk formasi eks Karesidenan Madiun. ‘’Pelamar yang melamar di instansi luar daerah pun bisa tes di Wisma Haji,’’ sebutnya. (naz/c1/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/