27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

HUT ke-77, KAI Daop 7 Madiun Beri Kejutan Pecel dan Kue 

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kemarin (28/9) tepat berusia 77 tahun. Momen ulang tahun ke-77 itu ditandai dengan pembagian ratusan pincuk pecel kepada para calon penumpang di ruang tunggu Stasiun Madiun. Sementara, di dalam KA Brantas sejumlah penumpang mendapatkan kue.

Kepala KAI Daop 7 Madiun Hendra Wahyono mengatakan, momen 77 tahun KAI juga ditandai dengan percepatan waktu tempuh empat perjalanan KA jarak jauh yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.

Keempat perjalanan itu adalah KA Bima (75) relasi Surabaya Gubeng-Gambir, Bima (76) relasi Gambir-Surabaya Gubeng, Turangga (79) relasi Surabaya Gubeng-Bandung, dan Turangga (80) relasi Bandung-Surabaya Gubeng. ‘’Lebih cepat sekitar 35 menit dari biasanya,’’ kata Hendra.

Baca Juga :  Pemasangan Unit Meja-Kursi di Kawasan Kuliner Bogowonto, Tinggal Tunggu Waktu

Sejumlah penumpang pun terlihat terkejut mendapat pecel pincuk cuma-cuma dari KAI. ‘’Kaget dikasih pecel. Lumayan, bisa mengobati kangen dengan makanan khas Madiun ini,’’ ucap Wati, salah seorang warga Kota Madiun yang hendak kembali ke perantauan di Bekasi, Jawa Barat. (mg4/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kemarin (28/9) tepat berusia 77 tahun. Momen ulang tahun ke-77 itu ditandai dengan pembagian ratusan pincuk pecel kepada para calon penumpang di ruang tunggu Stasiun Madiun. Sementara, di dalam KA Brantas sejumlah penumpang mendapatkan kue.

Kepala KAI Daop 7 Madiun Hendra Wahyono mengatakan, momen 77 tahun KAI juga ditandai dengan percepatan waktu tempuh empat perjalanan KA jarak jauh yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.

Keempat perjalanan itu adalah KA Bima (75) relasi Surabaya Gubeng-Gambir, Bima (76) relasi Gambir-Surabaya Gubeng, Turangga (79) relasi Surabaya Gubeng-Bandung, dan Turangga (80) relasi Bandung-Surabaya Gubeng. ‘’Lebih cepat sekitar 35 menit dari biasanya,’’ kata Hendra.

Baca Juga :  Seleksi CPNS, Pemkot Terapkan IPK Tinggi

Sejumlah penumpang pun terlihat terkejut mendapat pecel pincuk cuma-cuma dari KAI. ‘’Kaget dikasih pecel. Lumayan, bisa mengobati kangen dengan makanan khas Madiun ini,’’ ucap Wati, salah seorang warga Kota Madiun yang hendak kembali ke perantauan di Bekasi, Jawa Barat. (mg4/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/