alexametrics
25.9 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Kampung Tematik, Upaya Pemkot Madiun Fasilitasi Kreativitas Warga

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Total ada lima kampung tematik di Kota Madiun. Terbaru, tiga kampung diresmikan pekan ini. Yakni, Sport Center Bahtera Kencana (SCBK) Winongo, Pesona Jati Rejomulyo, dan Watu Linggo Manguharjo. Dua lainnya, di Nambangan Kidul dan Kampung Pesona Madiun Lor, sudah diresmikan lebih dulu.

Wali Kota Maidi mengatakan, kampung tematik memiliki multifungsi untuk berbagai kegiatan masyarakat. Mulai arisan, olahraga, dan lainnya. ‘’Kampung tematik ini tentu dapat semakin merukunkan masyarakat, menyatukan mereka, dan menampung kreativitas,’’ kata Maidi, Minggu (28/11).

Kampung tematik memiliki keunggulan sesuai tema masing-masing. SCBK Winongo, misalnya, mengambil tema olahraga. Keberadaan lapangan futsal di kampung itu juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga lainnya. Pun dilengkapi taman dan miniatur perahu. ‘’Kampung tematik ini merupakan usulan dari kreativitas warga setempat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Seorang Santri Menolak Dites Cepat karena Takut Jarum Suntik

Kampung tematik dihadirkan juga sebagai sarana edukasi. Disesuaikan potensi kelurahan. Maidi ingin seluruh kelurahan memiliki kampung tematik dengan ciri khas berbeda. ‘’Pemerintah hadir, kami anggarkan sesuai kebutuhan. Embrionya tetap dari kreativitas warga,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto menambahkan, tiap kelurahan punya potensi yang layak digarap. Selanjutnya dituangkan dalam kampung tematik. Salah satu ciri khasnya, suasana asri dikemas menjadi wahana wisata lokal. Pun sebagai wujud menghadirkan lingkungan sehat. ‘’Kampung tematik yang sudah diresmikan harapannya dapat dirawat dan dijaga, bila perlu ditingkatkan agar lebih baik,’’ ucap Totok. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Total ada lima kampung tematik di Kota Madiun. Terbaru, tiga kampung diresmikan pekan ini. Yakni, Sport Center Bahtera Kencana (SCBK) Winongo, Pesona Jati Rejomulyo, dan Watu Linggo Manguharjo. Dua lainnya, di Nambangan Kidul dan Kampung Pesona Madiun Lor, sudah diresmikan lebih dulu.

Wali Kota Maidi mengatakan, kampung tematik memiliki multifungsi untuk berbagai kegiatan masyarakat. Mulai arisan, olahraga, dan lainnya. ‘’Kampung tematik ini tentu dapat semakin merukunkan masyarakat, menyatukan mereka, dan menampung kreativitas,’’ kata Maidi, Minggu (28/11).

Kampung tematik memiliki keunggulan sesuai tema masing-masing. SCBK Winongo, misalnya, mengambil tema olahraga. Keberadaan lapangan futsal di kampung itu juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga lainnya. Pun dilengkapi taman dan miniatur perahu. ‘’Kampung tematik ini merupakan usulan dari kreativitas warga setempat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kisruh di Pengujung Laga, Pertandingan Dihentikan Lebih Cepat

Kampung tematik dihadirkan juga sebagai sarana edukasi. Disesuaikan potensi kelurahan. Maidi ingin seluruh kelurahan memiliki kampung tematik dengan ciri khas berbeda. ‘’Pemerintah hadir, kami anggarkan sesuai kebutuhan. Embrionya tetap dari kreativitas warga,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto menambahkan, tiap kelurahan punya potensi yang layak digarap. Selanjutnya dituangkan dalam kampung tematik. Salah satu ciri khasnya, suasana asri dikemas menjadi wahana wisata lokal. Pun sebagai wujud menghadirkan lingkungan sehat. ‘’Kampung tematik yang sudah diresmikan harapannya dapat dirawat dan dijaga, bila perlu ditingkatkan agar lebih baik,’’ ucap Totok. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/