alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, January 20, 2022

Perbanyak Tanam Tabebuya Tahun Depan, Kota Madiun Mirip Jepang

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nuansa Negeri Sakura bakal semakin terasa di Kota Madiun. Itu seiring rencana pemkot menanam ratusan pohon tabebuya tahun depan. Anggaran jumbo senilai Rp 750 juta disiapkan untuk keperluan tersebut. Duit sebanyak itu dialokasikan untuk pengadaan 2 ribu pohon tahun depan. ‘’Pengadaannya melalui sistem lelang,’’ kata Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas Ruang Terbuka, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir, Senin (29/11).

Jemakir menuturkan, ribuan pohon tersebut bakal disebar ke beberapa titik. Khususnya pintu-pintu masuk Kota Madiun. Selain itu, melengkapi jalur pedestrian yang baru dibangun. Salah satunya sisi selatan Jalan Kartini. ‘’Sebagian ditanam di beberapa jalan protokol seperti Diponegoro, Basuki Rahmat, dan Urip Sumaharjo,’’ lanjutnya.

Dia menjelaskan, pohon tabebuya yang bakal ditanam kelak terdiri berbagai jenis. Mulai bunga warna kuning, ungu, putih, hingga merah muda. ‘’Perawatannya tidak terlalu sulit. Masih kecil juga sudah bisa berbunga,’’ ungkapnya sembari menyebut rencananya ribuan pohon tabebuya itu bakal ditanam mulai Februari tahun depan.

Baca Juga :  PT Inka Kirim Dua dari 262 Gerbong ke Selandia Baru

Selain pengadaan, lanjut Jemakir, pihaknya juga melakukan pembibitan. Lokasinya berada di kawasan Pace Keras, Kelurahan Pandean. ‘’Agar populasinya semakin banyak,’’ ujarnya. ‘’Caranya dengan menyemai buahnya,’’ imbuhnya.

Jemakir mengatakan, saat ini sudah ada 600-an bibit yang dibudidayakan. Butuh waktu sekitar tiga hingga lima tahun sampai bibit tersebut bisa dipindah dan ditanam ke sejumlah titik di Kota Madiun. ‘’Kalau seperti itu nggak perlu beli lagi. Tapi, sekarang masih perlu pengadaan sambil menunggu pembibitan layak dipindahkan,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, untuk perawatan pihaknya mengerahkan sedikitnya 105 tenaga upahan. Selain itu, menyiapkan 80 ribu liter air untuk penyiraman setiap harinya. Lima truk tangki berkapasitas 4 ribu liter diturunkan. Satu truk diisi empat kali tiap beroperasi. ‘’Penyiraman wajib dilakukan tiap malam. Sehari tidak disirami berpengaruh pada pertumbuhan tanaman,’’ pungkasnya. (kid/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nuansa Negeri Sakura bakal semakin terasa di Kota Madiun. Itu seiring rencana pemkot menanam ratusan pohon tabebuya tahun depan. Anggaran jumbo senilai Rp 750 juta disiapkan untuk keperluan tersebut. Duit sebanyak itu dialokasikan untuk pengadaan 2 ribu pohon tahun depan. ‘’Pengadaannya melalui sistem lelang,’’ kata Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas Ruang Terbuka, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir, Senin (29/11).

Jemakir menuturkan, ribuan pohon tersebut bakal disebar ke beberapa titik. Khususnya pintu-pintu masuk Kota Madiun. Selain itu, melengkapi jalur pedestrian yang baru dibangun. Salah satunya sisi selatan Jalan Kartini. ‘’Sebagian ditanam di beberapa jalan protokol seperti Diponegoro, Basuki Rahmat, dan Urip Sumaharjo,’’ lanjutnya.

Dia menjelaskan, pohon tabebuya yang bakal ditanam kelak terdiri berbagai jenis. Mulai bunga warna kuning, ungu, putih, hingga merah muda. ‘’Perawatannya tidak terlalu sulit. Masih kecil juga sudah bisa berbunga,’’ ungkapnya sembari menyebut rencananya ribuan pohon tabebuya itu bakal ditanam mulai Februari tahun depan.

Baca Juga :  Anak 6–11 Tahun Segera Divaksin

Selain pengadaan, lanjut Jemakir, pihaknya juga melakukan pembibitan. Lokasinya berada di kawasan Pace Keras, Kelurahan Pandean. ‘’Agar populasinya semakin banyak,’’ ujarnya. ‘’Caranya dengan menyemai buahnya,’’ imbuhnya.

Jemakir mengatakan, saat ini sudah ada 600-an bibit yang dibudidayakan. Butuh waktu sekitar tiga hingga lima tahun sampai bibit tersebut bisa dipindah dan ditanam ke sejumlah titik di Kota Madiun. ‘’Kalau seperti itu nggak perlu beli lagi. Tapi, sekarang masih perlu pengadaan sambil menunggu pembibitan layak dipindahkan,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, untuk perawatan pihaknya mengerahkan sedikitnya 105 tenaga upahan. Selain itu, menyiapkan 80 ribu liter air untuk penyiraman setiap harinya. Lima truk tangki berkapasitas 4 ribu liter diturunkan. Satu truk diisi empat kali tiap beroperasi. ‘’Penyiraman wajib dilakukan tiap malam. Sehari tidak disirami berpengaruh pada pertumbuhan tanaman,’’ pungkasnya. (kid/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru