alexametrics
24.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Klinik Twin Medica Madiun Tetap Komitmen Layani Peserta JKN-KIS

MADIUN, Jamkesnews –Sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi mitra dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang, Klinik Twin Medica Madiun menunjukkan komitmennya untuk tetap memberikan layanan kesehatan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di tengah kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.

Tidak ada yang berubah dalam pelayanan yang diberikan. Justru di tengah kondisi seperti saat ini, Klinik Twin Medica lebih memaksimalkan pelayanan dengan menerapkan langkah-langkah dan upaya seperti apa yang dianjurkan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19 tersebut.

“Yang jelas selama kondisi pandemi ini pelayanan di Klinik Twin Medica tidak ada perubahan jam pelayanan, tetap jam 07.00 sampai dengan 20.30. Hanya saja untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran covid-19 ini kami tetap melaksanakan langkah-langkah dan upaya sesuai dengan surat edaran dari Walikota dan surat dari BPJS Kesehatan terkait pelayanan kesehatan selama masa pandemi covid-19,” ungkap Koordinator Pelayanan Klinik Twin Medica, Eka Ferawaty, SKM.

Fera, begitu sapaan akrabnya juga menjelaskan bahwa upaya dan langkah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi pandemi covid-19 yang dilakukan oleh Klinik Twin Medica seperti halnya yang diterapkan di tempat-tempat lainnya. Diantaranya dengan menerapkan physical distancing baik di ruang tunggu maupun di ruang pemeriksaan. Kewajiban untuk menggunakan masker bagi setiap pengunjung juga diwajibkan.

“Untuk lebih memaksimalkan langkah-langkah pencegahan tersebut, kami juga menyediakan tempat untuk cuci tangan lengkap dengan handscrub. Tak lupa pengukuran suhu badan juga dilakukan bagi setiap pengunjung yang masuk ke area klinik,” tambah Fera.

Baca Juga :  Berkunjung ke Sentra Vaksinasi Serviam, Menko Airlangga Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kaitannya dengan jumlah kunjungan pasien selama kondisi pandemi covid-19 ini, Fera menilai bahwa menurunnya jumlah kunjungan merupakan wujud nyata bahwa sebagian besar masyarakat Kota Madiun sudah mulai paham terkait edukasi yang sering disampaikan oleh pemerintah setempat.

“Jumlah penurunan berkisar 30% hingga 40% dari biasanya. Para pasien yang datang rata-rata untuk jenis layanan rawat jalan pemeriksaan batuk, pilek dan pengambilan obat rutin,” jelasnya.

Sebelumnya, Klinik Twin Medica memang sudah menerapkan sistem antrean elektronik, sehingga hal tersebut juga dapat dioptimalkan dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat mengurangi antrean di klinik tersebut.

“Dengan adanya sistem antrean elektronik tersebut dapat mendukung juga physical distancing yang diberlakukan. Jadi tidak terjadi penumpukan kunjungan dan tidak terlalu lama menunggu di klinik,” kata Fera.

Di akhir perbincangan, Fera mewakili segenap tenaga medis di lingkungan Klinik Twin Medica menyampaikan harapannya terkait kondisi yang saat ini sedang terjadi.

“Kami segenap petugas kesehatan di FKTP ini ya berharap agar kondisi sekarang segera berakhir. Untuk peserta yang berkunjung juga betul-betul yang memang kondisinya darurat.  Dan yang pasti kami selaku fasilitas kesehatan akan tetap memberikan pelayanan sesuai dengan surat edaran dan surat keputusan dari Kemnkes yang mana maksud dan tujuan dari surat tersebut tak lain adalah memberikan perlindungan dan kepastian atas kesehatan dan keselamatan baik bagi peserta JKN-KIS maupun tenaga kesehatan,” tutup Fera.(ar/tk)

MADIUN, Jamkesnews –Sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi mitra dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang, Klinik Twin Medica Madiun menunjukkan komitmennya untuk tetap memberikan layanan kesehatan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di tengah kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.

Tidak ada yang berubah dalam pelayanan yang diberikan. Justru di tengah kondisi seperti saat ini, Klinik Twin Medica lebih memaksimalkan pelayanan dengan menerapkan langkah-langkah dan upaya seperti apa yang dianjurkan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19 tersebut.

“Yang jelas selama kondisi pandemi ini pelayanan di Klinik Twin Medica tidak ada perubahan jam pelayanan, tetap jam 07.00 sampai dengan 20.30. Hanya saja untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran covid-19 ini kami tetap melaksanakan langkah-langkah dan upaya sesuai dengan surat edaran dari Walikota dan surat dari BPJS Kesehatan terkait pelayanan kesehatan selama masa pandemi covid-19,” ungkap Koordinator Pelayanan Klinik Twin Medica, Eka Ferawaty, SKM.

Fera, begitu sapaan akrabnya juga menjelaskan bahwa upaya dan langkah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi pandemi covid-19 yang dilakukan oleh Klinik Twin Medica seperti halnya yang diterapkan di tempat-tempat lainnya. Diantaranya dengan menerapkan physical distancing baik di ruang tunggu maupun di ruang pemeriksaan. Kewajiban untuk menggunakan masker bagi setiap pengunjung juga diwajibkan.

“Untuk lebih memaksimalkan langkah-langkah pencegahan tersebut, kami juga menyediakan tempat untuk cuci tangan lengkap dengan handscrub. Tak lupa pengukuran suhu badan juga dilakukan bagi setiap pengunjung yang masuk ke area klinik,” tambah Fera.

Baca Juga :  528 Guru di Pacitan Belum Divaksinasi

Kaitannya dengan jumlah kunjungan pasien selama kondisi pandemi covid-19 ini, Fera menilai bahwa menurunnya jumlah kunjungan merupakan wujud nyata bahwa sebagian besar masyarakat Kota Madiun sudah mulai paham terkait edukasi yang sering disampaikan oleh pemerintah setempat.

“Jumlah penurunan berkisar 30% hingga 40% dari biasanya. Para pasien yang datang rata-rata untuk jenis layanan rawat jalan pemeriksaan batuk, pilek dan pengambilan obat rutin,” jelasnya.

Sebelumnya, Klinik Twin Medica memang sudah menerapkan sistem antrean elektronik, sehingga hal tersebut juga dapat dioptimalkan dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat mengurangi antrean di klinik tersebut.

“Dengan adanya sistem antrean elektronik tersebut dapat mendukung juga physical distancing yang diberlakukan. Jadi tidak terjadi penumpukan kunjungan dan tidak terlalu lama menunggu di klinik,” kata Fera.

Di akhir perbincangan, Fera mewakili segenap tenaga medis di lingkungan Klinik Twin Medica menyampaikan harapannya terkait kondisi yang saat ini sedang terjadi.

“Kami segenap petugas kesehatan di FKTP ini ya berharap agar kondisi sekarang segera berakhir. Untuk peserta yang berkunjung juga betul-betul yang memang kondisinya darurat.  Dan yang pasti kami selaku fasilitas kesehatan akan tetap memberikan pelayanan sesuai dengan surat edaran dan surat keputusan dari Kemnkes yang mana maksud dan tujuan dari surat tersebut tak lain adalah memberikan perlindungan dan kepastian atas kesehatan dan keselamatan baik bagi peserta JKN-KIS maupun tenaga kesehatan,” tutup Fera.(ar/tk)

Most Read

Artikel Terbaru

/