alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pandemi Gerus Kontribusi Stadion Wilis dan Wisma Haji

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 tak signifikan menggerus pendapatan asli daerah (PAD) Kota Madiun. Salah satunya sektor pariwisata dan olahraga. Buktinya, kawasan Stadion Wilis dan Wisma Haji yang dikelola dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudparpora) setempat masih sanggup membukukan pendapatan Rp 1,5 miliar tahun lalu.

Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo mengatakan, pendapatan itu berasal dari area olahraga serta kawasan sekitar Stadion Wilis Madiun dan Wisma Haji. Agus mengakui angka itu turun sedikit dibanding sebelum pandemi, yakni Rp 2 miliar. ‘’Tapi turunnya tidak signifikan meski masa pandemi,’’ katanya, Minggu (30/5).

Agus mengklaim pendapatan itu masih cukup fantastis. Pasalnya, tahun lalu sektor ekonomi terperosok akibat pandemi. Baik ekonomi nasional maupun daerah. ‘’Kami juga tidak menyangka ternyata pendapatannya tidak menurun,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Nasdem dan Gerindra Berpeluang Curi Satu Kursi di Dapil II Ngawi

Demi meningkatkan pelayanan, pihaknya rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan. Total 46 personel dikerahkan. Mereka disebar ke dua area itu untuk menjaga kebersihan sekaligus perawatan. (kid/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 tak signifikan menggerus pendapatan asli daerah (PAD) Kota Madiun. Salah satunya sektor pariwisata dan olahraga. Buktinya, kawasan Stadion Wilis dan Wisma Haji yang dikelola dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudparpora) setempat masih sanggup membukukan pendapatan Rp 1,5 miliar tahun lalu.

Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo mengatakan, pendapatan itu berasal dari area olahraga serta kawasan sekitar Stadion Wilis Madiun dan Wisma Haji. Agus mengakui angka itu turun sedikit dibanding sebelum pandemi, yakni Rp 2 miliar. ‘’Tapi turunnya tidak signifikan meski masa pandemi,’’ katanya, Minggu (30/5).

Agus mengklaim pendapatan itu masih cukup fantastis. Pasalnya, tahun lalu sektor ekonomi terperosok akibat pandemi. Baik ekonomi nasional maupun daerah. ‘’Kami juga tidak menyangka ternyata pendapatannya tidak menurun,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Nasdem dan Gerindra Berpeluang Curi Satu Kursi di Dapil II Ngawi

Demi meningkatkan pelayanan, pihaknya rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan. Total 46 personel dikerahkan. Mereka disebar ke dua area itu untuk menjaga kebersihan sekaligus perawatan. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/