alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, January 20, 2022

Lomba Kampung Solid, Jadi Role Model Perubahan Perilaku Masyarakat

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 ajang Madiun Innovation Festival (iFest) 2021 memasuki tahap penjurian peserta yang lolos babak final. Proses penjurian dilangsungkan di meeting room kantor Jawa Pos Radar Madiun kemarin (29/11).

Para finalis memaparkan program kelurahan masing-masing terkait upaya pencegahan maupun penanganan Covid-19 di lingkungan setempat. ‘’Saya pikir lomba ini sangat positif dan perlu diselenggarakan dengan cakupan lebih luas. Misalnya, lomba inovasi ASN dan sebagainya,’’ kata Parji, salah seorang juri, kemarin (29/11).

Zeinal Abidin, juri lainnya, menilai Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 dapat diterapkan tidak hanya terkait penanganan pandemi korona. Melainkan juga masalah kesehatan lain. Terutama kasus penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). ‘’Muaranya tentu pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,’’ ujar ketua Stikes Bhakti Husada Mulia (BHM) itu.

Baca Juga :  Tiga Tahun Narkotika Dominasi Perkara yang Ditangani Jaksa

Menurut dia, Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 diharapkan memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan maupun penanganan korona. ‘’Pengobatan itu hal paling terakhir, yang paling utama adalah pencegahan,’’ tuturnya.

Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 diikuti sedikitnya 24 kelurahan. Sementara, pengumuman pemenang sekaligus penyerahan award rencananya dilaksanakan hari ini di Hotel Aston Madiun. (irs/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 ajang Madiun Innovation Festival (iFest) 2021 memasuki tahap penjurian peserta yang lolos babak final. Proses penjurian dilangsungkan di meeting room kantor Jawa Pos Radar Madiun kemarin (29/11).

Para finalis memaparkan program kelurahan masing-masing terkait upaya pencegahan maupun penanganan Covid-19 di lingkungan setempat. ‘’Saya pikir lomba ini sangat positif dan perlu diselenggarakan dengan cakupan lebih luas. Misalnya, lomba inovasi ASN dan sebagainya,’’ kata Parji, salah seorang juri, kemarin (29/11).

Zeinal Abidin, juri lainnya, menilai Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 dapat diterapkan tidak hanya terkait penanganan pandemi korona. Melainkan juga masalah kesehatan lain. Terutama kasus penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). ‘’Muaranya tentu pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,’’ ujar ketua Stikes Bhakti Husada Mulia (BHM) itu.

Baca Juga :  Wali Kota Madiun: Lapor Korupsi, Dihadiahi Motor

Menurut dia, Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 diharapkan memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan maupun penanganan korona. ‘’Pengobatan itu hal paling terakhir, yang paling utama adalah pencegahan,’’ tuturnya.

Lomba Kampung Solid Lawan Covid-19 diikuti sedikitnya 24 kelurahan. Sementara, pengumuman pemenang sekaligus penyerahan award rencananya dilaksanakan hari ini di Hotel Aston Madiun. (irs/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru