alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Area Publik Tutup, Pemkot Madiun Tiadakan Perayaan Malam Tahun Baru

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dipastikan tidak ada euforia atau perayaan malam tahun baru di Kota Madiun. Pemkot bakal menutup tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan. Bahkan, para pedagang kaki lima (PKL) dilarang buka lapak di sejumlah area publik.

Aturan itu termaktub di Instruksi Wali (Inwal) Kota Madiun Nomor 34/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beberapa area publik bakal diawasi ketat. ‘’Kami akan mengamankan sesuai inwal, melakukan sterilisasi di area publik,’’ kata Kasatpol PP dan Damkar Kota Madiun Sunardi Nurcahyono, Kamis (30/12).

Lima area publik bakal ditutup dan disterilkan. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) mulai pukul 21.00-07.00. Pihaknya menyiagakan 42 personel satgas di lokasi. Sementara, alun-alun, Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun, Lapangan Gulun, Bundaran Serayu termasuk jalan baru, ditutup mulai pukul 18.00-07.00.

Baca Juga :  Pasar Burung Berhenti Beroperasi Sementara

Pihaknya bakal menempatkan personel sejak pukul 16.30 untuk mensterilkan dari PKL maupun pengunjung. Pengamanan dan pengawasan di-back up personel gabungan dari TNI, Polri, dishub, BPBD, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. ‘’Kami akan langsung mengingatkan jika ada PKL yang buka. Dinas perdagangan juga sudah menyampaikan ke seluruh paguyuban PKL,’’ lanjut Sunardi.

Lapangan dan lapak UMKM kelurahan juga ditutup mulai pukul 21.00-07.00. Pihaknya menyebar 162 personel perlindungan masyarakat (linmas) di 27 kelurahan, masing-masing enam personel. ‘’Melakukan penegakan protokol kesehatan. Jika ada kerumunan atau perayaan tahun baru segera dibubarkan dan diberikan edukasi,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dipastikan tidak ada euforia atau perayaan malam tahun baru di Kota Madiun. Pemkot bakal menutup tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan. Bahkan, para pedagang kaki lima (PKL) dilarang buka lapak di sejumlah area publik.

Aturan itu termaktub di Instruksi Wali (Inwal) Kota Madiun Nomor 34/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beberapa area publik bakal diawasi ketat. ‘’Kami akan mengamankan sesuai inwal, melakukan sterilisasi di area publik,’’ kata Kasatpol PP dan Damkar Kota Madiun Sunardi Nurcahyono, Kamis (30/12).

Lima area publik bakal ditutup dan disterilkan. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) mulai pukul 21.00-07.00. Pihaknya menyiagakan 42 personel satgas di lokasi. Sementara, alun-alun, Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun, Lapangan Gulun, Bundaran Serayu termasuk jalan baru, ditutup mulai pukul 18.00-07.00.

Baca Juga :  Anak 6–11 Tahun Segera Divaksin

Pihaknya bakal menempatkan personel sejak pukul 16.30 untuk mensterilkan dari PKL maupun pengunjung. Pengamanan dan pengawasan di-back up personel gabungan dari TNI, Polri, dishub, BPBD, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. ‘’Kami akan langsung mengingatkan jika ada PKL yang buka. Dinas perdagangan juga sudah menyampaikan ke seluruh paguyuban PKL,’’ lanjut Sunardi.

Lapangan dan lapak UMKM kelurahan juga ditutup mulai pukul 21.00-07.00. Pihaknya menyebar 162 personel perlindungan masyarakat (linmas) di 27 kelurahan, masing-masing enam personel. ‘’Melakukan penegakan protokol kesehatan. Jika ada kerumunan atau perayaan tahun baru segera dibubarkan dan diberikan edukasi,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/