alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Dikeluhi Lampu PJU Mati Pukul 23.00, Maidi Telepon Kadisperkim Malam-malam

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan Wali Kota Madiun Maidi mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU) pada pukul 23.00 dikeluhkan warga. Keluhan itu didengar Maidi langsung dari masyarakat saat dirinya mengikuti reses Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono di Lapak UMKM Kampir, Kanigoro, Kamis (31/3) malam.

Adalah Wito, warga Kanigoro yang mengeluhkan persoalan itu kepada wali kota dalam sesi tanya jawab. Tanpa basa-basi Maidi yang mendengar aspirasi warganya tersebut langsung menelepon Kepala Disperkim Totok Sugiarto. Saat itu jam menunjukkan pukul 21.39 WIB.

Dihadapan seratusan warga yang hadir dalam reses itu, Maidi merespon cepat masukan warga tersebut. Dia meminta Totok untuk menyalakan kembali lampu PJU pada pukul 02.00-04.00 ketika memasuki Ramadan. Pasalnya, jam-jam itu waktunya orang untuk bangun sahur. Dan, beberapa di antaranya pergi mencari makan di luar. “Kalau yang sampai jam 11 malam itu tetap. Karena memang waktunya jam tidur. Lalu, dinyalakan lagi jam 2 (dini hari) waktu sahur,” kata Maidi.

Baca Juga :  Rel KA di Jalan Bogowonto Siap Pakai

Kebijakan mematikan lampu PJU mulai pukul 23.00 itu memang sengaja dirinya lakukan selama ini untuk mengurangi kerumunan warga saat pandemi Covid-19.

Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto menyatakan bakal menjalankan instruksi wali kota tersebut. Apalagi, niatan itu termasuk baik untuk mengakomodir masukan warga saat Ramadan. (her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan Wali Kota Madiun Maidi mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU) pada pukul 23.00 dikeluhkan warga. Keluhan itu didengar Maidi langsung dari masyarakat saat dirinya mengikuti reses Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono di Lapak UMKM Kampir, Kanigoro, Kamis (31/3) malam.

Adalah Wito, warga Kanigoro yang mengeluhkan persoalan itu kepada wali kota dalam sesi tanya jawab. Tanpa basa-basi Maidi yang mendengar aspirasi warganya tersebut langsung menelepon Kepala Disperkim Totok Sugiarto. Saat itu jam menunjukkan pukul 21.39 WIB.

Dihadapan seratusan warga yang hadir dalam reses itu, Maidi merespon cepat masukan warga tersebut. Dia meminta Totok untuk menyalakan kembali lampu PJU pada pukul 02.00-04.00 ketika memasuki Ramadan. Pasalnya, jam-jam itu waktunya orang untuk bangun sahur. Dan, beberapa di antaranya pergi mencari makan di luar. “Kalau yang sampai jam 11 malam itu tetap. Karena memang waktunya jam tidur. Lalu, dinyalakan lagi jam 2 (dini hari) waktu sahur,” kata Maidi.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Bantu Cari Solusi Agar Proyek Jalan Nasional Tak Mandek

Kebijakan mematikan lampu PJU mulai pukul 23.00 itu memang sengaja dirinya lakukan selama ini untuk mengurangi kerumunan warga saat pandemi Covid-19.

Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto menyatakan bakal menjalankan instruksi wali kota tersebut. Apalagi, niatan itu termasuk baik untuk mengakomodir masukan warga saat Ramadan. (her)

Most Read

Artikel Terbaru

/