alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Dua Tahun, Kota Madiun Dulang Rp 529 Miliar dari Investasi Perdagangan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sektor perdagangan masih menjadi andalan mendulang cuan di Kota Madiun. Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) setempat mencatat nilai investasinya terus tumbuh dua tahun belakangan. Pemkot pun optimistis tahun ini bakal lebih bergairah. ‘’Kontribusinya cukup besar,’’ kata Kepala DPMPTSP Kota Madiun Rully Dwi Ratnawati, Kamis (31/3).

Rully menyampaikan, sektor perdagangan mendominasi sekitar 60 persen capaian investasi 2020 dan 2021. Disusul sektor perhotelan dan restoran serta jasa lainnya. Pun, periode dua tahun tersebut, capaian investasi selalu surplus dari target. ‘’Realisasi surplus itu menunjukkan bahwa iklim investasi di Kota Madiun cukup baik di tengah situasi pandemi Covid-19,’’ ujarnya.

Namun, dampak pagebluk korona tetap terasa. Kendati capaian investasi melampaui target, nilainya cenderung turun. Tahun lalu, misalnya, nilai investasi menyentuh Rp 202 miliar. Atau surplus Rp 11 miliar dari target Rp 191 miliar. Sedangkan pada 2020, capaian investasi surplus sekitar Rp 144 miliar alias terealisasi Rp 327 miliar dari target Rp 183 miliar. ‘’Tahun ini kami optimistis karena pandemi Covid-19 mulai melandai bersamaan pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh positif,’’ yakinnya.

Baca Juga :  Akademisi Sarankan Pemkot Madiun Tak Kesusu Modali Pedagang

Memasuki 2022 hingga Maret ini, nilai investasi masih sekitar Rp 30 miliar dari target Rp 193 miliar. Nilai itu bakal terkerek lantaran sejumlah investor besar mulai menjajaki kota ini. Di antaranya, gerai kuliner berjejaring internasional seperti Starbucks dan Burger King. ‘’Keduanya sudah mulai mengurus perizinan. Nilai investasi cukup besar,’’ sebut Rully.

Pihaknya juga bakal getol menggaet minat investor hotel berbintang untuk berinvestasi. Mengingat, saat ini Kota Madiun menjadi jujukan wisatawan. ‘’Menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami. Mulai menyusun strategi untuk menarik investor,’’ ucapnya.

Promosi juga bakal digencarkan. Utamanya ihwal potensi Kota Madiun. Rully mengklaim segala fasilitas dan pelayanan kota ini sudah baik. ‘’Selain itu, kami akan hadir dalam membantu segala perizinan,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sektor perdagangan masih menjadi andalan mendulang cuan di Kota Madiun. Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) setempat mencatat nilai investasinya terus tumbuh dua tahun belakangan. Pemkot pun optimistis tahun ini bakal lebih bergairah. ‘’Kontribusinya cukup besar,’’ kata Kepala DPMPTSP Kota Madiun Rully Dwi Ratnawati, Kamis (31/3).

Rully menyampaikan, sektor perdagangan mendominasi sekitar 60 persen capaian investasi 2020 dan 2021. Disusul sektor perhotelan dan restoran serta jasa lainnya. Pun, periode dua tahun tersebut, capaian investasi selalu surplus dari target. ‘’Realisasi surplus itu menunjukkan bahwa iklim investasi di Kota Madiun cukup baik di tengah situasi pandemi Covid-19,’’ ujarnya.

Namun, dampak pagebluk korona tetap terasa. Kendati capaian investasi melampaui target, nilainya cenderung turun. Tahun lalu, misalnya, nilai investasi menyentuh Rp 202 miliar. Atau surplus Rp 11 miliar dari target Rp 191 miliar. Sedangkan pada 2020, capaian investasi surplus sekitar Rp 144 miliar alias terealisasi Rp 327 miliar dari target Rp 183 miliar. ‘’Tahun ini kami optimistis karena pandemi Covid-19 mulai melandai bersamaan pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh positif,’’ yakinnya.

Baca Juga :  Welcome Back Nakes IGD RSUD Kota Madiun

Memasuki 2022 hingga Maret ini, nilai investasi masih sekitar Rp 30 miliar dari target Rp 193 miliar. Nilai itu bakal terkerek lantaran sejumlah investor besar mulai menjajaki kota ini. Di antaranya, gerai kuliner berjejaring internasional seperti Starbucks dan Burger King. ‘’Keduanya sudah mulai mengurus perizinan. Nilai investasi cukup besar,’’ sebut Rully.

Pihaknya juga bakal getol menggaet minat investor hotel berbintang untuk berinvestasi. Mengingat, saat ini Kota Madiun menjadi jujukan wisatawan. ‘’Menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami. Mulai menyusun strategi untuk menarik investor,’’ ucapnya.

Promosi juga bakal digencarkan. Utamanya ihwal potensi Kota Madiun. Rully mengklaim segala fasilitas dan pelayanan kota ini sudah baik. ‘’Selain itu, kami akan hadir dalam membantu segala perizinan,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/