alexametrics
24.8 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Saatnya Makam Ki Mageti Terlihat Masyarakat, Perbankan Tak Ingin Berpanjang Urusan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Instansi perbankan yang bangunannya menutupi makam Ki Mageti tak ingin berpanjang urusan. Meski sampai kini belum menerima pemberitahuan resmi, pihak mereka siap mendukung penuh Pemkab Magetan.

Bagian umum lembaga itu menyatakan masa kontrak sejatinya baru berakhir 2021 mendatang. Masih tersisa 15 bulan untuk menempati bangunan megah di atas aset pemkab tersebut. ‘’Kami segera mencari lokasi baru,’’ terang sumber yang namanya tidak ingin dikorankan itu.

Namun, instansi perbankan itu belum kepikiran bakal hengkang ke mana. Masih belum ada gambaran tempat baru setelah pindah dari Jalan Basuki Rahmat nantinya. ‘’Karena itu juga bagian kas pemkab, kalau bisa ya di sekitar situ saja,’’ ujarnya.

Plh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Venly Tomi Nicholas berpendapat, sudah saatnya makam Ki Mageti terlihat. Tak lagi berada di belakang gedung dan jalan masuk yang selama ini berupa gang sempit satu meteran. Pendiri Magetan itu semestinya diperlihatkan ke khalayak ramai. ‘’Selama ini tidak banyak yang tahu lokasi makam pendiri kabupaten ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Revitalisasi Jalur ke Puncak Lawu via Ngiliran

Merealisasikan keinginan bupati, disparbud bakal intensif dalam pengelolaan. Menjadikannya sarana edukasi kepada masyarakat. Cerita perjuangan Ki Mageti dalam membangun kabupaten ini harus disebarkan. ‘’Nanti bisa kami angkat dari aspek ceritanya dan peradabannya,’’ ujarnya.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan juga tak boleh tinggal diam. Dinas itu menaungi pengelolaan taman. Jika dikembangkan menjadi taman, objek wisata sejarah itu bakal semakin menarik wisatawan. (bel/c1/fin)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Instansi perbankan yang bangunannya menutupi makam Ki Mageti tak ingin berpanjang urusan. Meski sampai kini belum menerima pemberitahuan resmi, pihak mereka siap mendukung penuh Pemkab Magetan.

Bagian umum lembaga itu menyatakan masa kontrak sejatinya baru berakhir 2021 mendatang. Masih tersisa 15 bulan untuk menempati bangunan megah di atas aset pemkab tersebut. ‘’Kami segera mencari lokasi baru,’’ terang sumber yang namanya tidak ingin dikorankan itu.

Namun, instansi perbankan itu belum kepikiran bakal hengkang ke mana. Masih belum ada gambaran tempat baru setelah pindah dari Jalan Basuki Rahmat nantinya. ‘’Karena itu juga bagian kas pemkab, kalau bisa ya di sekitar situ saja,’’ ujarnya.

Plh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Venly Tomi Nicholas berpendapat, sudah saatnya makam Ki Mageti terlihat. Tak lagi berada di belakang gedung dan jalan masuk yang selama ini berupa gang sempit satu meteran. Pendiri Magetan itu semestinya diperlihatkan ke khalayak ramai. ‘’Selama ini tidak banyak yang tahu lokasi makam pendiri kabupaten ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Momentum Pertebal Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Merealisasikan keinginan bupati, disparbud bakal intensif dalam pengelolaan. Menjadikannya sarana edukasi kepada masyarakat. Cerita perjuangan Ki Mageti dalam membangun kabupaten ini harus disebarkan. ‘’Nanti bisa kami angkat dari aspek ceritanya dan peradabannya,’’ ujarnya.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan juga tak boleh tinggal diam. Dinas itu menaungi pengelolaan taman. Jika dikembangkan menjadi taman, objek wisata sejarah itu bakal semakin menarik wisatawan. (bel/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/