alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, January 20, 2022

Alasan Ekonomi, Pemkab Magetan Tetap Buka Objek Wisata saat Nataru

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Roda perekonomian daerah harus terus berputar. Keinginan itu dipendam Satgas Penanganan Covid-19 Magetan dalam merumuskan kebijakan pengetatan di libur Natal dan tahun baru (Nataru) nanti. Kendati menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, sektor ekonomi dipastikan terproteksi. ‘’Pemulihan ekonomi harus jalan terus,’’ kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa, Rabu (1/12).

PPKM level 3 berlaku mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Ari menjabarkan beberapa kebijakan yang akan diambil satgas. Paling utama, seluruh objek wisata dipastikan tetap beroperasi. Namun, dibarengi pengetatan lewat PeduliLindungi. ‘’Setiap pengunjung wajib menunjukkan statusnya di aplikasi PeduliLindungi untuk bisa masuk tempat wisata,’’ tegasnya.

Baca Juga :  APEPI Magetan Alokasikan 831 Dosis Vaksin Kedua

Sementara, ruang terbuka hijau (RTH) dan tempat lain yang rawan menimbulkan kerumunan bakal ditutup. Salah satunya alun-alun. Meski demikian, pujasera di alun-alun tetap boleh buka. ‘’Seluruh pusat perniagaan seperti pasar maupun sentra kuliner tetap boleh buka sampai pukul 20.00, serta menerapkan pembatasan jumlah pengunjung,’’ beber Ari.

Pengawasan terhadap mobilitas masyarakat bakal diperketat. Caranya dengan menggelar rapid test antigen secara acak terhadap pengguna jalan di seluruh pintu masuk menuju Magetan. Selain itu, seluruh perkantoran diminta kembali menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen. ‘’Sosialisasi supaya warga lebih disiplin protokol kesehatan akan terus digencarkan. Progres vaksinasi juga terus ditingkatkan,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Roda perekonomian daerah harus terus berputar. Keinginan itu dipendam Satgas Penanganan Covid-19 Magetan dalam merumuskan kebijakan pengetatan di libur Natal dan tahun baru (Nataru) nanti. Kendati menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, sektor ekonomi dipastikan terproteksi. ‘’Pemulihan ekonomi harus jalan terus,’’ kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa, Rabu (1/12).

PPKM level 3 berlaku mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Ari menjabarkan beberapa kebijakan yang akan diambil satgas. Paling utama, seluruh objek wisata dipastikan tetap beroperasi. Namun, dibarengi pengetatan lewat PeduliLindungi. ‘’Setiap pengunjung wajib menunjukkan statusnya di aplikasi PeduliLindungi untuk bisa masuk tempat wisata,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Tersandung Kasus Makelar CPNS, Dua Kabid Satpol PP Diperiksa Inspektorat

Sementara, ruang terbuka hijau (RTH) dan tempat lain yang rawan menimbulkan kerumunan bakal ditutup. Salah satunya alun-alun. Meski demikian, pujasera di alun-alun tetap boleh buka. ‘’Seluruh pusat perniagaan seperti pasar maupun sentra kuliner tetap boleh buka sampai pukul 20.00, serta menerapkan pembatasan jumlah pengunjung,’’ beber Ari.

Pengawasan terhadap mobilitas masyarakat bakal diperketat. Caranya dengan menggelar rapid test antigen secara acak terhadap pengguna jalan di seluruh pintu masuk menuju Magetan. Selain itu, seluruh perkantoran diminta kembali menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen. ‘’Sosialisasi supaya warga lebih disiplin protokol kesehatan akan terus digencarkan. Progres vaksinasi juga terus ditingkatkan,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru