alexametrics
24.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Satpol PP dan Damkar Magetan Bakal Tambah Dua Posko Baru

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecepatan dalam menjalankan tugas penyelamatan menjadi masalah klasik yang harus segera diatasi korps pemadam kebakaran (damkar). Hingga Damkar dan Penyelamatan memasuki usia ke-103, korps damkar di Magetan masih kesulitan menjangkau kebakaran di wilayah terluar. ‘’Prioritas kami menambah posko,’’ kata Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Magetan Ali Sukamto, Rabu (2/3).

Hingga kini satpol PP dan damkar memiliki delapan unit mobil damkar. Enam di antaranya mobil rescue dan sisanya mobil tangki untuk menyuplai air. Menurut Ali, jumlah mobil damkar di Magetan saat ini sudah ideal. Dari delapan mobil, hanya satu yang diklaim rusak. Yakni, Isuzu FTR keluaran 1983. ‘’Masalah di rem, untuk yang lain tidak ada kerusakan,’’ beber Ali.

Baca Juga :  2022, Pemkab Magetan Target Investasi Masuk Rp 350 Miliar

Masalah yang tak kalah urgen adalah minimnya posko. Selama ini satpol PP dan damkar hanya memiliki satu posko di luar markas komando (mako) yang berlokasi di Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Posko tersebut berada di Kecamatan Karangrejo. Dua unit mobil damkar disiagakan di sana. ‘’Guna menjangkau wilayah utara dan sebagian wilayah timur,’’ terangnya.

Ali tidak memungkiri bahwa pihaknya cukup kesulitan dalam menjangkau sebagian wilayah timur, barat, dan utara. Pasalnya, sebagian besar mobil damkar disiagakan di mako. Berangkat dari masalah itu, satpol PP dan damkar berencana menambah posko. Ali mengusulkan posko dibangun di Parang dan Nguntoronadi. Total dibutuhkan dana Rp 175 juta untuk pembangunan dua posko baru tersebut. ‘’Rencananya dibangun pada 2023,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecepatan dalam menjalankan tugas penyelamatan menjadi masalah klasik yang harus segera diatasi korps pemadam kebakaran (damkar). Hingga Damkar dan Penyelamatan memasuki usia ke-103, korps damkar di Magetan masih kesulitan menjangkau kebakaran di wilayah terluar. ‘’Prioritas kami menambah posko,’’ kata Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Magetan Ali Sukamto, Rabu (2/3).

Hingga kini satpol PP dan damkar memiliki delapan unit mobil damkar. Enam di antaranya mobil rescue dan sisanya mobil tangki untuk menyuplai air. Menurut Ali, jumlah mobil damkar di Magetan saat ini sudah ideal. Dari delapan mobil, hanya satu yang diklaim rusak. Yakni, Isuzu FTR keluaran 1983. ‘’Masalah di rem, untuk yang lain tidak ada kerusakan,’’ beber Ali.

Baca Juga :  Ganti Karet Bendungan Bringin, Pemkab Magetan Butuh Rp 10 Miliar

Masalah yang tak kalah urgen adalah minimnya posko. Selama ini satpol PP dan damkar hanya memiliki satu posko di luar markas komando (mako) yang berlokasi di Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Posko tersebut berada di Kecamatan Karangrejo. Dua unit mobil damkar disiagakan di sana. ‘’Guna menjangkau wilayah utara dan sebagian wilayah timur,’’ terangnya.

Ali tidak memungkiri bahwa pihaknya cukup kesulitan dalam menjangkau sebagian wilayah timur, barat, dan utara. Pasalnya, sebagian besar mobil damkar disiagakan di mako. Berangkat dari masalah itu, satpol PP dan damkar berencana menambah posko. Ali mengusulkan posko dibangun di Parang dan Nguntoronadi. Total dibutuhkan dana Rp 175 juta untuk pembangunan dua posko baru tersebut. ‘’Rencananya dibangun pada 2023,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/