alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Kawasan Alun-Alun Magetan Ditutup Jam 8 Malam

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kawasan alun-alun menjadi atensi Satgas Penanganan Covid-19 setempat. Kerumunan massa bahkan hampir selalu ada setiap malam. Tak jarang ada yang abai protokol kesehatan (prokes). Atas alasan itu, satgas mengambil kebijakan tegas dengan menutup alun-alun setiap malam mulai pukul 20.00. ‘’Kami sering menemukan pelanggaran prokes di alun-alun,’’ kata Kabid Penegakan Peraturan Perundangan Satpol PP dan Damkar Fery Yoga Saputra, Jumat (2/7).

Keputusan penutupan alun-alun mulai diberlakukan tadi malam (1/7). Kebijakan ini diambil seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat oleh pemerintah pusat mulai 3 Juli besok.

Fery menyebut, pihaknya kerap menjumpai warga berkerumun dan tidak disiplin prokes di alun-alun. Padahal, kecamatan kota merupakan wilayah dengan jumlah kasus kumulatif tertinggi. Sepatutnya semua orang menyadari. ‘’Kami bersama kepolisian akan terus menggelar razia,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pasar Legi Motor Penggerak Ekonomi

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Welly Kristanto menjelaskan teknis penutupan alun-alun. Ada enam ruas jalan menuju alun-alun yang akan ditutup setiap pukul 20.00. Masing-masing yang ditutup yakni dua simpang empat dan empat simpang tiga. ‘’Tujuan penutupan untuk mencegah kerumunan. Mengingat kawasan ini sehari-hari selalu ramai oleh masyarakat,’’ ujarnya. (fat/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kawasan alun-alun menjadi atensi Satgas Penanganan Covid-19 setempat. Kerumunan massa bahkan hampir selalu ada setiap malam. Tak jarang ada yang abai protokol kesehatan (prokes). Atas alasan itu, satgas mengambil kebijakan tegas dengan menutup alun-alun setiap malam mulai pukul 20.00. ‘’Kami sering menemukan pelanggaran prokes di alun-alun,’’ kata Kabid Penegakan Peraturan Perundangan Satpol PP dan Damkar Fery Yoga Saputra, Jumat (2/7).

Keputusan penutupan alun-alun mulai diberlakukan tadi malam (1/7). Kebijakan ini diambil seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat oleh pemerintah pusat mulai 3 Juli besok.

Fery menyebut, pihaknya kerap menjumpai warga berkerumun dan tidak disiplin prokes di alun-alun. Padahal, kecamatan kota merupakan wilayah dengan jumlah kasus kumulatif tertinggi. Sepatutnya semua orang menyadari. ‘’Kami bersama kepolisian akan terus menggelar razia,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Berita Duka: Didi Kempot Meninggal Dunia

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Welly Kristanto menjelaskan teknis penutupan alun-alun. Ada enam ruas jalan menuju alun-alun yang akan ditutup setiap pukul 20.00. Masing-masing yang ditutup yakni dua simpang empat dan empat simpang tiga. ‘’Tujuan penutupan untuk mencegah kerumunan. Mengingat kawasan ini sehari-hari selalu ramai oleh masyarakat,’’ ujarnya. (fat/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/