alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Peredaran Narkoba di Magetan Merajalela, Tujuh Bulan 17 Kasus

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Peredaran narkoba di Magetan tahun ini kian menjadi-jadi. Jumlah kasus peredaran barang haram sepanjang Januari hingga Juli bahkan telah melampaui total kasus tahun lalu. Menjerat pelajar, pengangguran, hingga pekerja seni. ‘’Ada 19 kasus dalam tujuh bulan. Ini harus menjadi perhatian bersama,’’ kata Kasatresnarkoba Polres Ponorogo AKP Dodik Wibowo, Senin (2/8).

Tahun lalu, 17 kasus narkoba berhasil diungkap polisi. Tak kurang dari 13 tersangka diringkus. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 14,1 gram sabu, 34,4 gram ganja, dan 416 butir obat terlarang. ‘’Jumlah tersangka dan berat barang bukti yang diamankan tahun ini secara kuantitas meningkat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Grindulu Darurat Normalisasi

Hanya dalam tujuh bulan, barang bukti sabu yang sudah diamankan mencapai 30 gram. Polisi juga mengamankan 10 paket obat terlarang. Korps Bhayangkara telah meringkus 24 tersangka, baik pengguna maupun pengedar. ‘’Mayoritas diamankan di kecamatan kota,’’ sebut Dodik. (mg5/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Peredaran narkoba di Magetan tahun ini kian menjadi-jadi. Jumlah kasus peredaran barang haram sepanjang Januari hingga Juli bahkan telah melampaui total kasus tahun lalu. Menjerat pelajar, pengangguran, hingga pekerja seni. ‘’Ada 19 kasus dalam tujuh bulan. Ini harus menjadi perhatian bersama,’’ kata Kasatresnarkoba Polres Ponorogo AKP Dodik Wibowo, Senin (2/8).

Tahun lalu, 17 kasus narkoba berhasil diungkap polisi. Tak kurang dari 13 tersangka diringkus. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 14,1 gram sabu, 34,4 gram ganja, dan 416 butir obat terlarang. ‘’Jumlah tersangka dan berat barang bukti yang diamankan tahun ini secara kuantitas meningkat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Perempuan Tua Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Krapyak Madiun

Hanya dalam tujuh bulan, barang bukti sabu yang sudah diamankan mencapai 30 gram. Polisi juga mengamankan 10 paket obat terlarang. Korps Bhayangkara telah meringkus 24 tersangka, baik pengguna maupun pengedar. ‘’Mayoritas diamankan di kecamatan kota,’’ sebut Dodik. (mg5/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/