alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Berlalu Enam Bulan Belum Difungsikan, Road Sweeper Awet Diparkir

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kendaraan penyapu jalan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan awet diparkir. Road sweeper yang diimpor dari Jerman awal 2020 itu hingga kini belum difungsikan sama sekali. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu beralasan butuh waktu untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang terampil mengoperasikan.

Menurut Kepala DLH Magetan Uswatul Chasanah, tidak sembarang orang bisa mengoperasikan road sweeper. Apalagi, jenis kendaraan itu terbilang baru di kabupaten ini. Sehingga, operator yang ditunjuk harus dilatih lebih dulu. ‘’Pelatihan sudah dilakukan, operator sudah terampil, tinggal jadwal operasionalnya,’’ katanya Selasa (2/6).

DLH perlu menata ulang jadwal kerja para penyapu jalan di wilayah kota. Menggeser petugas dan lokasinya. Penataan tersebut tanpa mengurangi jumlah tenaga yang saat ini ada. ‘’Keberadaan road sweeper untuk menunjang pelayanan kebersihan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  2023, Pembangunan Embung Sari Agung Baru Bisa Tuntas

Ana, sapaan Uswatul Chasanah, menyebut, road sweeper dioperasikan bila ada event tertentu di wilayah kota. Sebab, pihaknya dituntut secepat mungkin membersihkan sampah di lokasi acara itu. Bila menggunakan tenaga manusia, butuh waktu lama. Di sisi lain, pemanfaatan road sweeper meringankan beban kerja petugas lapangan. Meskipun jangkauannya terbatas. ‘’Pengoperasiannya juga menyesuaikan karakteristik masalah kebersihan, seperti dedaunan kering yang jatuh,’’ terangnya. (bel/c1/cor)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kendaraan penyapu jalan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan awet diparkir. Road sweeper yang diimpor dari Jerman awal 2020 itu hingga kini belum difungsikan sama sekali. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu beralasan butuh waktu untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang terampil mengoperasikan.

Menurut Kepala DLH Magetan Uswatul Chasanah, tidak sembarang orang bisa mengoperasikan road sweeper. Apalagi, jenis kendaraan itu terbilang baru di kabupaten ini. Sehingga, operator yang ditunjuk harus dilatih lebih dulu. ‘’Pelatihan sudah dilakukan, operator sudah terampil, tinggal jadwal operasionalnya,’’ katanya Selasa (2/6).

DLH perlu menata ulang jadwal kerja para penyapu jalan di wilayah kota. Menggeser petugas dan lokasinya. Penataan tersebut tanpa mengurangi jumlah tenaga yang saat ini ada. ‘’Keberadaan road sweeper untuk menunjang pelayanan kebersihan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  23 Nakes Reaktif, 63 Tenaga Medis Di-Swab

Ana, sapaan Uswatul Chasanah, menyebut, road sweeper dioperasikan bila ada event tertentu di wilayah kota. Sebab, pihaknya dituntut secepat mungkin membersihkan sampah di lokasi acara itu. Bila menggunakan tenaga manusia, butuh waktu lama. Di sisi lain, pemanfaatan road sweeper meringankan beban kerja petugas lapangan. Meskipun jangkauannya terbatas. ‘’Pengoperasiannya juga menyesuaikan karakteristik masalah kebersihan, seperti dedaunan kering yang jatuh,’’ terangnya. (bel/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/