alexametrics
25.9 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Libur Nataru, 59.899 Wisatawan Kunjungi Sarangan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 59.899 wisatawan mengunjungi Telaga Sarangan selama libur Nataru lalu. Saking ramainya wisatawan, pemkab sempat menutup sementara loket masuk selama satu jam pada Sabtu lalu (1/1). ‘’Untuk mengurai kepadatan,’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Eka Radityo, Selasa (4/1).

Sabtu lalu menjadi puncak kunjungan wisatawan di Sarangan. Selama satu hari, Sarangan dijejali 12.310 wisatawan dari berbagai daerah. Antrean kendaraan di loket masuk sempat mengular lebih dari satu kilometer. Pemkab terpaksa melakukan penutupan selama satu jam mulai pukul 13.00 hingga 14.00. ‘’Selain di gerbang utama, juga banyak yang melintas lewat pertigaan Ngerong,’’ beber Eka.

Baca Juga :  Tak Tegas Soal Bangli PPU, Pemkab Panggil Pihak Pengelola Lahan

Sejak hari pertama libur Natal dan tahun baru (Nataru) 24 Desember lalu, angka kunjungan wisata di Sarangan terus meningkat signifikan. Pada 24 Desember, wisatawan yang berkunjung hanya 1.938 orang. Hari berikutnya naik lipat tiga lebih menjadi 7.838 wisatawan. Hari terakhir libur Nataru ditutup dengan jumlah pengunjung 8.373 orang.

Lantaran ribuan wisatawan berjejalan saban hari, pemindaian QR code aplikasi PeduliLindungi jadi kurang efektif. Petugas pun hanya meminta wisatawan menunjukkan kartu hasil vaksin. Akibatnya, petugas kesulitan memantau kapasitas. Apakah sudah melebihi ketentuan 75 persen atau belum. ‘’Kami lihat lahan parkir. Kalau penuh, kami tutup,’’ jelasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 59.899 wisatawan mengunjungi Telaga Sarangan selama libur Nataru lalu. Saking ramainya wisatawan, pemkab sempat menutup sementara loket masuk selama satu jam pada Sabtu lalu (1/1). ‘’Untuk mengurai kepadatan,’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Eka Radityo, Selasa (4/1).

Sabtu lalu menjadi puncak kunjungan wisatawan di Sarangan. Selama satu hari, Sarangan dijejali 12.310 wisatawan dari berbagai daerah. Antrean kendaraan di loket masuk sempat mengular lebih dari satu kilometer. Pemkab terpaksa melakukan penutupan selama satu jam mulai pukul 13.00 hingga 14.00. ‘’Selain di gerbang utama, juga banyak yang melintas lewat pertigaan Ngerong,’’ beber Eka.

Baca Juga :  Stok Minyak Goreng Awet di Pasar Tradisional

Sejak hari pertama libur Natal dan tahun baru (Nataru) 24 Desember lalu, angka kunjungan wisata di Sarangan terus meningkat signifikan. Pada 24 Desember, wisatawan yang berkunjung hanya 1.938 orang. Hari berikutnya naik lipat tiga lebih menjadi 7.838 wisatawan. Hari terakhir libur Nataru ditutup dengan jumlah pengunjung 8.373 orang.

Lantaran ribuan wisatawan berjejalan saban hari, pemindaian QR code aplikasi PeduliLindungi jadi kurang efektif. Petugas pun hanya meminta wisatawan menunjukkan kartu hasil vaksin. Akibatnya, petugas kesulitan memantau kapasitas. Apakah sudah melebihi ketentuan 75 persen atau belum. ‘’Kami lihat lahan parkir. Kalau penuh, kami tutup,’’ jelasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/