alexametrics
29.9 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Dinas Arpus Magetan baru Miliki Segelintir Potret Sejarah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kepingan sejarah Magetan dalam bentuk dokumentasi masih berserakan. Baru segelintir foto yang berhasil dikumpulkan dinas arsip dan perpustakaan (arpus) setempat. ‘’Kami masih mencari yang lainnya,’’ kata Kepala Dinas Arpus Magetan Gatot Sapto Priyono Senin (3/2).

Foto lawas yang dikoleksi dinas arpus mayoritas tempat publik. Selain potret bupati, ada bangunan setdakab, terminal Maospati, dan Pasar Sayur. Juga Pasar Baru Magetan (PBM), Jembatan Jawar, dan Stadion Yosonegoro. Beberapa di antaranya diperoleh dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan pemuka agama di Magetan.

Jejaring informasi bakal disebar untuk mencari tahu siapa saja pemilik foto-foto lawas kabupaten ini. Terutama tempat publik. ‘’Polres dan RSUD Sayidiman, mungkin punya arsip sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kelangkaan Migor, Pemkab Magetan Terus-terusan Gelar Operasi Pasar

Tidak hanya foto, dinas arpus juga memburu arsip dan benda sejarah. Kepingan itu bisa dijadikan pembelajaran generasi selanjutnya. Persoalannya, organisasi perangkat daerah (OPD) itu dihadang sejumlah kendala untuk menemukan ”harta karun” sejarah tersebut. Seperti keterbatasan biaya dan luasnya lingkup pengumpulan dokumentasi. ‘’Wilayah Magetan ini kan luas. Jadi, arsip yang harus ditemukan juga banyak,’’ sebut Gatot.

Menilik sejarah Magetan, dokumentasi sejarah juga di luar daerah dan luar negeri. ANRI sempat mengungkapkan ada beberapa arsip foto di daerah Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. ‘’Secepatnya kami telusuri ke sana (Solo, Red),’’ ucapnya. (fat/c1/cor)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kepingan sejarah Magetan dalam bentuk dokumentasi masih berserakan. Baru segelintir foto yang berhasil dikumpulkan dinas arsip dan perpustakaan (arpus) setempat. ‘’Kami masih mencari yang lainnya,’’ kata Kepala Dinas Arpus Magetan Gatot Sapto Priyono Senin (3/2).

Foto lawas yang dikoleksi dinas arpus mayoritas tempat publik. Selain potret bupati, ada bangunan setdakab, terminal Maospati, dan Pasar Sayur. Juga Pasar Baru Magetan (PBM), Jembatan Jawar, dan Stadion Yosonegoro. Beberapa di antaranya diperoleh dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan pemuka agama di Magetan.

Jejaring informasi bakal disebar untuk mencari tahu siapa saja pemilik foto-foto lawas kabupaten ini. Terutama tempat publik. ‘’Polres dan RSUD Sayidiman, mungkin punya arsip sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  80 Ribu Warga Magetan Bakal Terima Bansos

Tidak hanya foto, dinas arpus juga memburu arsip dan benda sejarah. Kepingan itu bisa dijadikan pembelajaran generasi selanjutnya. Persoalannya, organisasi perangkat daerah (OPD) itu dihadang sejumlah kendala untuk menemukan ”harta karun” sejarah tersebut. Seperti keterbatasan biaya dan luasnya lingkup pengumpulan dokumentasi. ‘’Wilayah Magetan ini kan luas. Jadi, arsip yang harus ditemukan juga banyak,’’ sebut Gatot.

Menilik sejarah Magetan, dokumentasi sejarah juga di luar daerah dan luar negeri. ANRI sempat mengungkapkan ada beberapa arsip foto di daerah Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. ‘’Secepatnya kami telusuri ke sana (Solo, Red),’’ ucapnya. (fat/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/