alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Dulu Ramai, Kini Rumah Sakit Darurat Ki Mageti Sepi Mampring

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Puluhan bangsal di Rumah Sakit Darurat (RSD) Ki Mageti sebulan terakhir sudah tak bertuan. Fasilitas kesehatan (faskes) khusus untuk merawat pasien Covid-19 itu kini sepi mampring. ‘’Sudah sebulan ini tidak ada pasien yang dirawat di RSD Ki Mageti,’’ kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rohmat Hidayat, Kamis (4/11).

RSD Ki Mageti memiliki 45 tempat tidur yang khusus untuk merawat pasien korona. Pasien terakhir, kata Rohmat, dirawat pada 21 September lalu. Sejak saat itu, tak pernah lagi ada pasien yang dirawat di RSD Ki Mageti. ‘’Ini menandakan bahwa situasi pandemi di Magetan semakin terkendali,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Primagama Jalin Kedekatan Siswa dan Orang Tua

Situasi RSD Ki Mageti saat ini berbanding terbalik dengan saat puncak gelombang kedua pandemi pada pertengahan tahun ini. Kala itu RSD Ki Mageti sempat merawat 33 pasien sekaligus. ‘’Penerapan protokol kesehatan yang ketat disertai percepatan vaksinasi membuat pandemi melandai,’’ sebut Rohmat.

Sejak didirikan, RSD Ki Mageti hingga kini telah merawat 209 pasien korona. Nyami Rahayu, penanggung jawab RSD Ki Mageti, mengatakan bahwa pihaknya masih melayani urusan administrasi untuk mantan pasien maupun keluarganya. ‘’Misalnya, kalau ada yang meminta legalisasi dokumen atau asuransi kematian, tetap kami layani,’’ kata Nyami. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Puluhan bangsal di Rumah Sakit Darurat (RSD) Ki Mageti sebulan terakhir sudah tak bertuan. Fasilitas kesehatan (faskes) khusus untuk merawat pasien Covid-19 itu kini sepi mampring. ‘’Sudah sebulan ini tidak ada pasien yang dirawat di RSD Ki Mageti,’’ kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rohmat Hidayat, Kamis (4/11).

RSD Ki Mageti memiliki 45 tempat tidur yang khusus untuk merawat pasien korona. Pasien terakhir, kata Rohmat, dirawat pada 21 September lalu. Sejak saat itu, tak pernah lagi ada pasien yang dirawat di RSD Ki Mageti. ‘’Ini menandakan bahwa situasi pandemi di Magetan semakin terkendali,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Bangun Rumah Sakit Tipe D di Kauman

Situasi RSD Ki Mageti saat ini berbanding terbalik dengan saat puncak gelombang kedua pandemi pada pertengahan tahun ini. Kala itu RSD Ki Mageti sempat merawat 33 pasien sekaligus. ‘’Penerapan protokol kesehatan yang ketat disertai percepatan vaksinasi membuat pandemi melandai,’’ sebut Rohmat.

Sejak didirikan, RSD Ki Mageti hingga kini telah merawat 209 pasien korona. Nyami Rahayu, penanggung jawab RSD Ki Mageti, mengatakan bahwa pihaknya masih melayani urusan administrasi untuk mantan pasien maupun keluarganya. ‘’Misalnya, kalau ada yang meminta legalisasi dokumen atau asuransi kematian, tetap kami layani,’’ kata Nyami. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/