alexametrics
30.5 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Kang Woto: Pasien Baru Covid-19 di Magetan Adalah Warga Luar Daerah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tambahan tiga kasus Covid-19 dalam sehari di awal tahun ini menjadi biang kerok Magetan dihadiahi status level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pusat. Padahal, status level 1 PPKM sempat disandang sekitar dua bulan. ‘’Ketiga orang yang terpapar bukan warga asli Magetan,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Kamis (6/1).

Kang Woto –sapaan Suprawoto- mengungkapkan, proses tracing dan testing terhadap riwayat kontak ketiga pasien terkendala. Sebab, mereka bukan warga Magetan. Meski demikian, pemkab tetap berupaya menelusuri riwayat kontak ketiga pasien yang saat ini tengah diisolasi tersebut. ‘’Kami sudah cek keluarganya,’’ ungkap bupati.

Kang Woto meminta masyarakat untuk tidak panik. Naiknya level PPKM tidak akan berdampak signifikan. Pembelajaran tatap muka (PTM), misalnya, malah akan digelar seratus persen. Menilik capaian vaksinasi masyarakat umum dan lansia sudah lebih dari 70 persen dan 60 persen. ‘’Pekan depan kami lakukan asesmen. Pekan berikutnya bisa dijalankan,’’ terangnya. (mg5/c1/naz/her)

Baca Juga :  All New Ertiga Anyar Jadi Milik Nasabah BRI Unit Karangrejo

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tambahan tiga kasus Covid-19 dalam sehari di awal tahun ini menjadi biang kerok Magetan dihadiahi status level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pusat. Padahal, status level 1 PPKM sempat disandang sekitar dua bulan. ‘’Ketiga orang yang terpapar bukan warga asli Magetan,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Kamis (6/1).

Kang Woto –sapaan Suprawoto- mengungkapkan, proses tracing dan testing terhadap riwayat kontak ketiga pasien terkendala. Sebab, mereka bukan warga Magetan. Meski demikian, pemkab tetap berupaya menelusuri riwayat kontak ketiga pasien yang saat ini tengah diisolasi tersebut. ‘’Kami sudah cek keluarganya,’’ ungkap bupati.

Kang Woto meminta masyarakat untuk tidak panik. Naiknya level PPKM tidak akan berdampak signifikan. Pembelajaran tatap muka (PTM), misalnya, malah akan digelar seratus persen. Menilik capaian vaksinasi masyarakat umum dan lansia sudah lebih dari 70 persen dan 60 persen. ‘’Pekan depan kami lakukan asesmen. Pekan berikutnya bisa dijalankan,’’ terangnya. (mg5/c1/naz/her)

Baca Juga :  Butuh 17 Jam Akomodasi 1.047 Pemilih

Most Read

Artikel Terbaru

/