alexametrics
24.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Target Penerbitan KIA di Magetan Minus 11 Persen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Magetan terus berkejaran dengan waktu. Mereka menargetkan perekaman kartu identitas anak (KIA) bisa rampung seratus persen pada tahun ini. ‘’Kurang sebelas persen lagi,’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Magetan Noor Endah Fillaili, Minggu (6/3).

Belasan ribu anak di Magetan masuk sasaran penerbitan KIA setiap tahunnya. KIA diperuntukkan anak di semua umur yang belum berhak atas KTP. Hingga akhir 2021, penerbitan KIA telah mencapai 89 persen atau setara 1.650 keping. Target yang dibebankan pada tahun lalu 45 persen. ‘’Yakin target terlampaui,’’ ujarnya.

Langkah-langkah untuk memaksimalkan penerbitan KIA terus dilakukan. Menurut Noor, upaya paling efektif adalah dengan jemput bola ke sekolah-sekolah. ‘’Berkat program-program percepatan tersebut Magetan menjadi kabupaten tercepat se-Jatim,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Menanti Bantuan Paket Data Internet

Diakui Noor, pandemi cukup menghambat program jemput bola yang dilakukan dispendukcapil. Lantaran tahun ini pandemi diprediksi melandai, pihaknya optimistis dapat mencapai target seratus persen. ‘’Kami bekerja sama dengan perangkat daerah maupun sekolah-sekolah,’’ tuturnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Magetan terus berkejaran dengan waktu. Mereka menargetkan perekaman kartu identitas anak (KIA) bisa rampung seratus persen pada tahun ini. ‘’Kurang sebelas persen lagi,’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Magetan Noor Endah Fillaili, Minggu (6/3).

Belasan ribu anak di Magetan masuk sasaran penerbitan KIA setiap tahunnya. KIA diperuntukkan anak di semua umur yang belum berhak atas KTP. Hingga akhir 2021, penerbitan KIA telah mencapai 89 persen atau setara 1.650 keping. Target yang dibebankan pada tahun lalu 45 persen. ‘’Yakin target terlampaui,’’ ujarnya.

Langkah-langkah untuk memaksimalkan penerbitan KIA terus dilakukan. Menurut Noor, upaya paling efektif adalah dengan jemput bola ke sekolah-sekolah. ‘’Berkat program-program percepatan tersebut Magetan menjadi kabupaten tercepat se-Jatim,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Oknum PNS Dikpora Terancam Sanksi

Diakui Noor, pandemi cukup menghambat program jemput bola yang dilakukan dispendukcapil. Lantaran tahun ini pandemi diprediksi melandai, pihaknya optimistis dapat mencapai target seratus persen. ‘’Kami bekerja sama dengan perangkat daerah maupun sekolah-sekolah,’’ tuturnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/