alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Bupati Matangkan Rencana Penerapan E-Ticketing Telaga Sarangan

MAGETAN – Penerapan e-ticketing sebagai syarat pembayaran masuk objek wisata Telaga Sarangan masih belum jelas jluntrungannya. Sampai saat ini rencana tersebut masih sebatas wacana. ‘’Saya sudah kordinasi dengan dinas pariwisata dan kebudayan (disparbud) soal ini. Sekarang masih mencari pihak perbankan yang nantinya mengelola,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto kemarin (5/5).

Dijelaskannya, penerapan program e-ticketing dengan menggunakan kartu berbentuk seperti ATM itu sekaligus meminimalisasi kebocoran tiket masuk pengunjung menuju ke kawasan telaga. Dengan harapan, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata khususnya di Telaga Sarangan bisa optimal. ‘’Jadi, nanti kalau sudah terlaksana kartu tersebut bisa di gunakan untuk masuk lokasi wisata, retribusi parkir, maupun pusat pembelajaan modern di Magetan,’’ terang bupati yang akrab disapa Kang Woto itu.

Baca Juga :  Bersinergi Sosialisasikan JKN-KIS, BPJS Kesehatan Akui Peran Penting Media

Kang Woto tak menampik masih ada sejumlah kendala yang dihadapi untuk menerapkan kebijakan tersebut. Seperti model sistem yang diterapkan berikut personelnya. Meski begitu, dia menegaskan secara umum program ini sudah mendapat persetujuan dari anggota DPRD Magetan. ‘’Semua pihak sudah mendukung, jadi kita harus segera bergerak,’’ ujar mantan sekjen kemenkominfo tersebut.

Terpisah, Kepala Disparbud Magetan Bambang Setiawan mengungkapkan pihaknya terus berupaya agar kebijakan e-ticketing itu bisa mulai diberlakukan pada tahun ini. Dengan harapan, bisa mengikis antrean retribusi di loket masuk Telaga Sarangan. Serta optimalisasi PAD dari sektor pariwisata. ‘’Saya yakin e-ticketing ini akan menjadi jawaban atas transparasi PAD Magetan dari sektor wisata,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Magetan. (mgc/her)

MAGETAN – Penerapan e-ticketing sebagai syarat pembayaran masuk objek wisata Telaga Sarangan masih belum jelas jluntrungannya. Sampai saat ini rencana tersebut masih sebatas wacana. ‘’Saya sudah kordinasi dengan dinas pariwisata dan kebudayan (disparbud) soal ini. Sekarang masih mencari pihak perbankan yang nantinya mengelola,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto kemarin (5/5).

Dijelaskannya, penerapan program e-ticketing dengan menggunakan kartu berbentuk seperti ATM itu sekaligus meminimalisasi kebocoran tiket masuk pengunjung menuju ke kawasan telaga. Dengan harapan, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata khususnya di Telaga Sarangan bisa optimal. ‘’Jadi, nanti kalau sudah terlaksana kartu tersebut bisa di gunakan untuk masuk lokasi wisata, retribusi parkir, maupun pusat pembelajaan modern di Magetan,’’ terang bupati yang akrab disapa Kang Woto itu.

Baca Juga :  Penyakit Jantung Kumat, Petani Tewas di Pematang Sawah

Kang Woto tak menampik masih ada sejumlah kendala yang dihadapi untuk menerapkan kebijakan tersebut. Seperti model sistem yang diterapkan berikut personelnya. Meski begitu, dia menegaskan secara umum program ini sudah mendapat persetujuan dari anggota DPRD Magetan. ‘’Semua pihak sudah mendukung, jadi kita harus segera bergerak,’’ ujar mantan sekjen kemenkominfo tersebut.

Terpisah, Kepala Disparbud Magetan Bambang Setiawan mengungkapkan pihaknya terus berupaya agar kebijakan e-ticketing itu bisa mulai diberlakukan pada tahun ini. Dengan harapan, bisa mengikis antrean retribusi di loket masuk Telaga Sarangan. Serta optimalisasi PAD dari sektor pariwisata. ‘’Saya yakin e-ticketing ini akan menjadi jawaban atas transparasi PAD Magetan dari sektor wisata,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Magetan. (mgc/her)

Artikel SebelumnyaPemindahan Ibu Kota
Artikel Selanjutnya DLH Legawa Hutan Jelok Beralih Fungsi

Most Read

Artikel Terbaru

/