alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Berlagak Kurang Waras, Gasak Toko Seluler

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Penampilannya nyeleneh. Gelagatnya juga aneh. Pria paro baya itu berlagak seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menyambangi sebuah toko seluler di Dusun Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Rabu lalu (4/8).

Dari kejauhan, Ahmad Muchlis, 28, si pemilik toko, tak menaruh curiga saat melihat orang itu masuk tokonya. ‘’Belakangan baru tahu ada handphone di etalase yang hilang,’’ kata Muchlis, Kamis (5/8).

Untuk memastikan, Muchlis memeriksa rekaman kamera closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di toko. Ternyata benar, orang yang berlagak kurang waras itu ngembat salah satu barang dagangan Muchlis. ‘’Di rekaman CCTV terlihat langsung mengambil salah satu handphone, lalu dimasukkan ke kantong di celana,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Anggota PPK Dilaporkan Sakit

Muchlis memilih tidak melaporkan aksi pencurian yang menimpanya. Sebab, kerugian materiil ditaksir tak sampai Rp 100 ribu. Handphone yang diambil merupakan produk jadul. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Penampilannya nyeleneh. Gelagatnya juga aneh. Pria paro baya itu berlagak seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat menyambangi sebuah toko seluler di Dusun Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Rabu lalu (4/8).

Dari kejauhan, Ahmad Muchlis, 28, si pemilik toko, tak menaruh curiga saat melihat orang itu masuk tokonya. ‘’Belakangan baru tahu ada handphone di etalase yang hilang,’’ kata Muchlis, Kamis (5/8).

Untuk memastikan, Muchlis memeriksa rekaman kamera closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di toko. Ternyata benar, orang yang berlagak kurang waras itu ngembat salah satu barang dagangan Muchlis. ‘’Di rekaman CCTV terlihat langsung mengambil salah satu handphone, lalu dimasukkan ke kantong di celana,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Hindari Motor, Pikap Nyungsep ke Jurang

Muchlis memilih tidak melaporkan aksi pencurian yang menimpanya. Sebab, kerugian materiil ditaksir tak sampai Rp 100 ribu. Handphone yang diambil merupakan produk jadul. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/