alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Cetak Petani Milenial, Kang Woto Ingin Pemuda Diberi Pinjaman Lahan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Regenerasi pejuang pangan menjadi tantangan berat di hampir semua daerah. Tak terkecuali Magetan. Jumlah anak muda yang berani berkecimpung di sawah dan ladang masih minim. ‘’Kami ingin memberi stimulus kepada anak-anak muda agar mau menjadi petani,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Senin (7/3).

Kang Woto -sapaan Suprawoto- sempat beraudiensi dengan sejumlah petani muda di Panekan kemarin. Pada kesempatan tersebut, banyak petani muda mengeluh kesulitan modal. Kendati punya tenaga ekstra, namun modal mereka cupet. ‘’Banyak anak muda yang sebenarnya ingin menjadi petani, tapi terkendala lahan,’’ ungkapnya.

Pihaknya lantas berencana membantu para anak muda tersebut. Skema yang diusulkan bupati yakni meminjamkan lahan aset daerah untuk digarap para petani muda. ‘’Kita harus bisa memanfaatkan potensi daerah dengan baik,’’ jelas bupati.

Baca Juga :  Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan Terancam Kena Denda

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak yang kemarin mengikuti dialog di Panekan mendukung rencana Kang Woto. Menurutnya, Magetan sudah dikenal luas sebagai penghasil sayur-mayur berkualitas. Dia meyakini kreativitas petani muda bakal lebih meningkatkan mutu hasil pertanian di Magetan.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan Uswatul Chasanah mengatakan bahwa telah ada embrio komunitas bagi para petani muda. Yakni, Taruna Tani yang isinya sejumlah petani milenial. Dia juga menilai usulan peminjaman lahan (demonstration plot atau demplot) kepada petani muda merupakan langkah jitu. ‘’Teknis kerja samanya akan dikaji lebih lanjut,’’ tuturnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Regenerasi pejuang pangan menjadi tantangan berat di hampir semua daerah. Tak terkecuali Magetan. Jumlah anak muda yang berani berkecimpung di sawah dan ladang masih minim. ‘’Kami ingin memberi stimulus kepada anak-anak muda agar mau menjadi petani,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto, Senin (7/3).

Kang Woto -sapaan Suprawoto- sempat beraudiensi dengan sejumlah petani muda di Panekan kemarin. Pada kesempatan tersebut, banyak petani muda mengeluh kesulitan modal. Kendati punya tenaga ekstra, namun modal mereka cupet. ‘’Banyak anak muda yang sebenarnya ingin menjadi petani, tapi terkendala lahan,’’ ungkapnya.

Pihaknya lantas berencana membantu para anak muda tersebut. Skema yang diusulkan bupati yakni meminjamkan lahan aset daerah untuk digarap para petani muda. ‘’Kita harus bisa memanfaatkan potensi daerah dengan baik,’’ jelas bupati.

Baca Juga :  Belum Merdeka dari Limbah Industri Kulit

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak yang kemarin mengikuti dialog di Panekan mendukung rencana Kang Woto. Menurutnya, Magetan sudah dikenal luas sebagai penghasil sayur-mayur berkualitas. Dia meyakini kreativitas petani muda bakal lebih meningkatkan mutu hasil pertanian di Magetan.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan Uswatul Chasanah mengatakan bahwa telah ada embrio komunitas bagi para petani muda. Yakni, Taruna Tani yang isinya sejumlah petani milenial. Dia juga menilai usulan peminjaman lahan (demonstration plot atau demplot) kepada petani muda merupakan langkah jitu. ‘’Teknis kerja samanya akan dikaji lebih lanjut,’’ tuturnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/