alexametrics
24.6 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Pasien Ke-244 Magetan Meninggal

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Nyawa 13 warga Magetan direnggut Covid-19. Kasus kematian terbaru pasien ke-244 berinisial AM. Pemuda 18 tahun asal Kecamatan Lembeyan itu meninggal di RSUD dr Sayidiman Sabtu (5/9). ‘’Sempat dirawat selama empat hari,’’ kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Magetan Saif Muchlissun.

Muchlis, sapaan akrab Saif Muchlissun, mengungkapkan, AM merupakan pasien komorbid. Memiliki riwayat penyakit penyerta yakni gagal ginjal. Terkonfirmasi positif bersama enam pasien lainnya Rabu (2/9). Proses pemakamannya menerapkan prosedur Covid-19. ‘’Kalau untuk sumber penularan belum diketahui pasti,’’ ujarnya.

Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Didik Setyo Margono menyebut penelusuran sumber penularan korona tidak lagi mudah. Sebab, persebaran virus itu di kabupaten ini terbilang tinggi. Kontak erat penularan bisa lebih dari satu orang. ‘’Sekarang sudah rumit,’’ katanya. (odi/c1/cor)

Baca Juga :  Hasil Penghitungan Desk Pilkada, ProNa Sementara Unggul

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Nyawa 13 warga Magetan direnggut Covid-19. Kasus kematian terbaru pasien ke-244 berinisial AM. Pemuda 18 tahun asal Kecamatan Lembeyan itu meninggal di RSUD dr Sayidiman Sabtu (5/9). ‘’Sempat dirawat selama empat hari,’’ kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Magetan Saif Muchlissun.

Muchlis, sapaan akrab Saif Muchlissun, mengungkapkan, AM merupakan pasien komorbid. Memiliki riwayat penyakit penyerta yakni gagal ginjal. Terkonfirmasi positif bersama enam pasien lainnya Rabu (2/9). Proses pemakamannya menerapkan prosedur Covid-19. ‘’Kalau untuk sumber penularan belum diketahui pasti,’’ ujarnya.

Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Didik Setyo Margono menyebut penelusuran sumber penularan korona tidak lagi mudah. Sebab, persebaran virus itu di kabupaten ini terbilang tinggi. Kontak erat penularan bisa lebih dari satu orang. ‘’Sekarang sudah rumit,’’ katanya. (odi/c1/cor)

Baca Juga :  Libur Nataru, Pengunjung Sarangan Dibatasi Separo

Most Read

Artikel Terbaru

/