23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Pemkab Magetan Dulang Rp 23,8 Miliar dari Realisasi PBB-P2 Tahun Ini

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pundi-pundi rupiah yang mengalir ke kas daerah Magetan tak hanya ditopang dari sektor pariwisata. Pendapatan asli daerah (PAD) juga ditopang dari penerimaan pajak bumi bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB-P2). Bahkan, target yang ditetapkan tahun ini sukses terlampaui.

‘’Persentase realisasi PBB-P2 tembus 100,44 persen,’’ ungkap Kabid Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Daerah BPPKAD Magetan Mirawati Andikarini, Selasa (6/12).

Tahun ini, pemkab mematok target Rp 23,7 miliar dari sektor PBB-P2. Belum sampai tutup tahun 2022, target tersebut sudah tercapai. Bahkan, pemkab berhasil meraup Rp 23,8 miliar dari sektor pajak tersebut. ‘’Ada kenaikan Rp 100 juta,’’ bebernya.

Bila dibandingkan tahun lalu, realisasi PBB-P2 tahun ini juga meningkat. Tahun lalu, pemkab sukses mendulang Rp 23,7 miliar dari PBB-P2 yang dibayarkan masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan PKL Merusak View Telaga Pasir

Angka ini setara target yang ditetapkan tahun ini. ‘’Masih ada waktu untuk lebih meningkatkan realisasi, karena belum sampai Desember 2022,’’ sebut Mirawati.

Menurut Mira, pencapaian ini tak lepas dari berbagai inovasi yang dilahirkan pemkab. Misal, kemudahan pembayaran melalui e-commerce alias lokapasar, perbankan, atau melalui QRIS. ‘’Sekarang, bayar PBB-P2 bisa dari rumah,’’ kata dia.

Pemkab menargetkan PBB-P2 Magetan tahun depan semakin meningkat. Guna mencapai target itu, pemkab perlu meningkatkan upaya-upaya intensifikasi dan ekstensifikasi realisasi pajak.

‘’Salah satunya dengan memberikan reward kepada wajib pajak. Supaya yang lain ikut tergerak segera membayar,’’ pungkasnya. (hyo/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pundi-pundi rupiah yang mengalir ke kas daerah Magetan tak hanya ditopang dari sektor pariwisata. Pendapatan asli daerah (PAD) juga ditopang dari penerimaan pajak bumi bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB-P2). Bahkan, target yang ditetapkan tahun ini sukses terlampaui.

‘’Persentase realisasi PBB-P2 tembus 100,44 persen,’’ ungkap Kabid Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Daerah BPPKAD Magetan Mirawati Andikarini, Selasa (6/12).

Tahun ini, pemkab mematok target Rp 23,7 miliar dari sektor PBB-P2. Belum sampai tutup tahun 2022, target tersebut sudah tercapai. Bahkan, pemkab berhasil meraup Rp 23,8 miliar dari sektor pajak tersebut. ‘’Ada kenaikan Rp 100 juta,’’ bebernya.

Bila dibandingkan tahun lalu, realisasi PBB-P2 tahun ini juga meningkat. Tahun lalu, pemkab sukses mendulang Rp 23,7 miliar dari PBB-P2 yang dibayarkan masyarakat.

Baca Juga :  UMK 2020 Diusulkan Naik Jadi Rp 1,91 Juta

Angka ini setara target yang ditetapkan tahun ini. ‘’Masih ada waktu untuk lebih meningkatkan realisasi, karena belum sampai Desember 2022,’’ sebut Mirawati.

Menurut Mira, pencapaian ini tak lepas dari berbagai inovasi yang dilahirkan pemkab. Misal, kemudahan pembayaran melalui e-commerce alias lokapasar, perbankan, atau melalui QRIS. ‘’Sekarang, bayar PBB-P2 bisa dari rumah,’’ kata dia.

Pemkab menargetkan PBB-P2 Magetan tahun depan semakin meningkat. Guna mencapai target itu, pemkab perlu meningkatkan upaya-upaya intensifikasi dan ekstensifikasi realisasi pajak.

‘’Salah satunya dengan memberikan reward kepada wajib pajak. Supaya yang lain ikut tergerak segera membayar,’’ pungkasnya. (hyo/naz)

Most Read

Artikel Terbaru