alexametrics
29.2 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Polisi Selidiki Insiden Tewasnya Sopir Speedboat Sarangan, Lima Orang Diperiksa

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi tak tinggal diam menyikapi insiden tenggelamnya Darmin, 40, sopir speedboat Telaga Sarangan, Sabtu (5/2) lalu. Lima orang diperiksa sejak Senin (7/2) guna mengurai penyebab tewasnya warga Ngancar, Plaosan, tersebut. ‘’Seluruhnya berstatus saksi,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Rabu (9/2).

Kelima orang yang dipanggil penyelidik di antaranya empat penumpang Darmin saat insiden nahas itu terjadi. Keempatnya Usmawati, 44; Putri Ma’rifatul Ulfa, 26; Lia Lovany Yunus, 43; dan Irene Davina Diaminggar, 35. Seluruhnya warga Surabaya.

Selain keempat penumpang, polisi juga telah memeriksa Ratno, sopir speedboat bernomor 06 Majesty yang menabrak speedboat bernomor Rossi 46 milik Darmin. Polisi mulai mendapat gambaran mengenai kejadian tersebut. ‘’Korban memotret penumpangnya dengan berdiri di atas kap mesin speedboat,’’ beber Kasatreskrim.

Baca Juga :  Naik-Naik ke Gunung Lawu

Kala itu Darmin diduga kuat tidak mengenakan rompi pelampung. Nahas, saat dia berdiri di atas kap mesin, speedboat 06 Majesty menyenggol Rossi 46 dengan kecepatan tinggi. Darmin pun terjatuh ke air. ‘’Keempat penumpang refleks menunduk, lalu melihat korban sudah tenggelam dan melambaikan tangan,’’ terang Rudy.

Rudy menduga ada faktor kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa Darmin. Karena itu, polisi berusaha mengungkap insiden ini menggunakan pasal 359 KUHP. Jika keterangan dan alat bukti menguatkan dugaan tersebut, polisi tak segan menaikkan status perkara menjadi penyidikan. ‘’Kami akan memanggil enam saksi lagi dari warga sekitar, pelaku usaha, dan pengelola wisata,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi tak tinggal diam menyikapi insiden tenggelamnya Darmin, 40, sopir speedboat Telaga Sarangan, Sabtu (5/2) lalu. Lima orang diperiksa sejak Senin (7/2) guna mengurai penyebab tewasnya warga Ngancar, Plaosan, tersebut. ‘’Seluruhnya berstatus saksi,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Rabu (9/2).

Kelima orang yang dipanggil penyelidik di antaranya empat penumpang Darmin saat insiden nahas itu terjadi. Keempatnya Usmawati, 44; Putri Ma’rifatul Ulfa, 26; Lia Lovany Yunus, 43; dan Irene Davina Diaminggar, 35. Seluruhnya warga Surabaya.

Selain keempat penumpang, polisi juga telah memeriksa Ratno, sopir speedboat bernomor 06 Majesty yang menabrak speedboat bernomor Rossi 46 milik Darmin. Polisi mulai mendapat gambaran mengenai kejadian tersebut. ‘’Korban memotret penumpangnya dengan berdiri di atas kap mesin speedboat,’’ beber Kasatreskrim.

Baca Juga :  Bejat, Pria Asal Magetan Ini Setubuhi Remaja Berkebutuhan Khusus hingga Hamil

Kala itu Darmin diduga kuat tidak mengenakan rompi pelampung. Nahas, saat dia berdiri di atas kap mesin, speedboat 06 Majesty menyenggol Rossi 46 dengan kecepatan tinggi. Darmin pun terjatuh ke air. ‘’Keempat penumpang refleks menunduk, lalu melihat korban sudah tenggelam dan melambaikan tangan,’’ terang Rudy.

Rudy menduga ada faktor kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa Darmin. Karena itu, polisi berusaha mengungkap insiden ini menggunakan pasal 359 KUHP. Jika keterangan dan alat bukti menguatkan dugaan tersebut, polisi tak segan menaikkan status perkara menjadi penyidikan. ‘’Kami akan memanggil enam saksi lagi dari warga sekitar, pelaku usaha, dan pengelola wisata,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/