alexametrics
24.3 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

PDAM Lawu Tirta Kejar Target Pasang Sambungan Air Bersih

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Target peningkatan jumlah pelanggan baru terus digenjot PDAM Lawu Tirta. Salah satunya lewat program pemasangan seribu jaringan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penyambungan itu ditargetkan tuntas awal September 2019. ‘’Minggu ketiga bulan ini (Agustus, Red) akan mulai pasang,’’ kata Dirut PDAM Lawu Tirta Welly Kristanto Kamis (8/8).

Diakuinya, tidak semua cabang PDAM mendapat program bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Tahun ini hanya empat cabang yang mendapat rekomendasi. Karena banyak syarat yang mesti dipenuhi. Seperti ketersediaan debit air mencukupi. ‘’Kalau debit produksi airnya tidak cukup, ya tidak bisa dipasang. Airnya dari mana kalau begitu,’’ ujarnya.

Welly mengungkapkan, pemasangan jaringan baru gratis bagi MBR itu tidak bisa sembrono. Harus disesuaikan dengan spesifikasi supaya PDAM tidak tombok. ‘’Kami keluar uang untuk membayar, tapi ke depan akan untung. Karena berlangganan terus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  UNBK Paksa Siswa TK Libur

Dijelaskannya, hampir setiap tahun terdapat sambungan yang tidak lolos verifikasi. Kondisi itu berakibat pada tak dibayarnya biaya pemasangan jaringan PDAM tersebut oleh Kementerian Keuangan. ‘’Karena yang dibayar oleh pusat itu, ya yang sesuai saat verifikasi. Kalau tidak sesuai, dianggap tidak dikerjakan,’’ terang Welly.

Selain itu, dalam proses tersebut melibatkan tim pendaming dari BPKP. Termasuk dalam menentukan verifikasi jumlah seribu pelanggan yang akan mendapatkan program pemasangan jaringan baru gratis tersebut. ‘’Sebagai perusahaan memang harus baca peluang. Kalau dari 1.000 sambungan yang diajukan itu tidak semua terverifikasi, ya harus berani ambil risiko. Harus bisa di-manage agar bisa menjadi keuntungan di kemudian hari,’’ papar Welly. (bel/c1/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Target peningkatan jumlah pelanggan baru terus digenjot PDAM Lawu Tirta. Salah satunya lewat program pemasangan seribu jaringan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penyambungan itu ditargetkan tuntas awal September 2019. ‘’Minggu ketiga bulan ini (Agustus, Red) akan mulai pasang,’’ kata Dirut PDAM Lawu Tirta Welly Kristanto Kamis (8/8).

Diakuinya, tidak semua cabang PDAM mendapat program bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Tahun ini hanya empat cabang yang mendapat rekomendasi. Karena banyak syarat yang mesti dipenuhi. Seperti ketersediaan debit air mencukupi. ‘’Kalau debit produksi airnya tidak cukup, ya tidak bisa dipasang. Airnya dari mana kalau begitu,’’ ujarnya.

Welly mengungkapkan, pemasangan jaringan baru gratis bagi MBR itu tidak bisa sembrono. Harus disesuaikan dengan spesifikasi supaya PDAM tidak tombok. ‘’Kami keluar uang untuk membayar, tapi ke depan akan untung. Karena berlangganan terus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  70 ODGJ Di-Rapid Test, Seluruhnya Nonreaktif

Dijelaskannya, hampir setiap tahun terdapat sambungan yang tidak lolos verifikasi. Kondisi itu berakibat pada tak dibayarnya biaya pemasangan jaringan PDAM tersebut oleh Kementerian Keuangan. ‘’Karena yang dibayar oleh pusat itu, ya yang sesuai saat verifikasi. Kalau tidak sesuai, dianggap tidak dikerjakan,’’ terang Welly.

Selain itu, dalam proses tersebut melibatkan tim pendaming dari BPKP. Termasuk dalam menentukan verifikasi jumlah seribu pelanggan yang akan mendapatkan program pemasangan jaringan baru gratis tersebut. ‘’Sebagai perusahaan memang harus baca peluang. Kalau dari 1.000 sambungan yang diajukan itu tidak semua terverifikasi, ya harus berani ambil risiko. Harus bisa di-manage agar bisa menjadi keuntungan di kemudian hari,’’ papar Welly. (bel/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/