alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Pemkab Magetan Siapkan Track Khusus bagi Pesepeda

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas perhubungan (dishub) sudah menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda. Namun, sejauh ini belum ada jalur khusus sepeda di sejumlah jalan protokol Magetan Kota. Para pesepeda masih menggunakan jalur yang sama dengan pengendara kendaraan bermotor. ‘’Rencananya akan kami buatkan jalur khusus,’’ kata Kepala Dishub Magetan Joko Trihono Kamis (9/1).

Sayangnya, bukan perkara mudah bagi dishub untuk menyediakan jalur khusus pesepeda. Kendalanya soal kewenangan. Ruas Jalan A Yani hingga Diponegoro, misalnya, merupakan milik pemprov. Karena itu, pihaknya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Dishub Jatim untuk membuat jalur sepeda tersebut. ‘’Masih menunggu hasil koordinasi dengan pemprov karena akan menggunakan jalan provinsi,’’ ujarnya.

Jika izin dari pemprov turun, pihaknya segera tancap gas menyediakan jalur bagi para goweser. Pun, anggarannya sudah di-plotting dalam APBD 2020. ‘’Kebutuhan pengadaan markah jalur pesepeda ini kecil, kami anggarkan tahun ini,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Sarengat, Pensiunan Kemenag Pacitan Mengamalkan Ilmunya sebagai Pendakwah

Joko tak menampik bahwa jalan yang dilengkapi jalur pesepeda membuat ruang bagi kendaraan bermotor menyempit. Namun, mereka bisa menggunakannya saat tidak ada sepeda yang melintas. ‘’Harus berikan ruang bagi pengguna sepeda,’’ tuturnya.

Sebelum jalur pesepeda tersedia, pihaknya telah membuat tempat parkir sepeda di tiga lokasi. Yakni, alun-alun, Pasar Baru Magetan (PBM), dan Pasar Sayur. Masing-masing bisa menampung hingga 10 sepeda. Sayangnya, tak banyak pengguna sepeda yang memanfaatkannya. ‘’Masyarakat belum familier,’’ sebutnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Joko yakin masyarakat akan memanfaatkan tempat parkir tersebut. Apalagi, jika jalur hijau sudah ada. ‘’Sepeda jauh lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan bermotor,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas perhubungan (dishub) sudah menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda. Namun, sejauh ini belum ada jalur khusus sepeda di sejumlah jalan protokol Magetan Kota. Para pesepeda masih menggunakan jalur yang sama dengan pengendara kendaraan bermotor. ‘’Rencananya akan kami buatkan jalur khusus,’’ kata Kepala Dishub Magetan Joko Trihono Kamis (9/1).

Sayangnya, bukan perkara mudah bagi dishub untuk menyediakan jalur khusus pesepeda. Kendalanya soal kewenangan. Ruas Jalan A Yani hingga Diponegoro, misalnya, merupakan milik pemprov. Karena itu, pihaknya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Dishub Jatim untuk membuat jalur sepeda tersebut. ‘’Masih menunggu hasil koordinasi dengan pemprov karena akan menggunakan jalan provinsi,’’ ujarnya.

Jika izin dari pemprov turun, pihaknya segera tancap gas menyediakan jalur bagi para goweser. Pun, anggarannya sudah di-plotting dalam APBD 2020. ‘’Kebutuhan pengadaan markah jalur pesepeda ini kecil, kami anggarkan tahun ini,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Seleksi JPTP ’’Dikalahkan’’ Rekrutmen CPNS

Joko tak menampik bahwa jalan yang dilengkapi jalur pesepeda membuat ruang bagi kendaraan bermotor menyempit. Namun, mereka bisa menggunakannya saat tidak ada sepeda yang melintas. ‘’Harus berikan ruang bagi pengguna sepeda,’’ tuturnya.

Sebelum jalur pesepeda tersedia, pihaknya telah membuat tempat parkir sepeda di tiga lokasi. Yakni, alun-alun, Pasar Baru Magetan (PBM), dan Pasar Sayur. Masing-masing bisa menampung hingga 10 sepeda. Sayangnya, tak banyak pengguna sepeda yang memanfaatkannya. ‘’Masyarakat belum familier,’’ sebutnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Joko yakin masyarakat akan memanfaatkan tempat parkir tersebut. Apalagi, jika jalur hijau sudah ada. ‘’Sepeda jauh lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan bermotor,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/