alexametrics
28.1 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Hotel di Sarangan Full Booked saat Libur Lebaran, PHRI Magetan Semringah

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pelaku bisnis akomodasi di Telaga Sarangan sedang semringah. Pasalnya, selama libur Lebaran jumlah tamu di hotel dan penginapan mereka naik berlipat. ‘’Kenaikan tingkat okupansi di masing-masing hotel sekitar 75 sampai 100 persen,’’ kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Nisan Suparmi, Selasa (10/5).

Puncak kenaikan okupansi terjadi Rabu (4/5) dan Kamis (5/5) atau H+2 dan H+3 Lebaran. Mayoritas tamu merupakan wisatawan dari luar daerah. ‘’Warga asli Magetan biasanya tidak menginap,’’ ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Nisan itu.

Pada libur Lebaran tahun lalu, tingkat okupansi hotel dan penginapan di Sarangan hanya 10 persen. Bunda Nisan bahkan menyebutkan bahwa tingkat okupansi tahun ini mendekati sebelum pandemi, 2019 lalu. ‘’Semoga terus membaik,’’ harapnya.

Baca Juga :  Sempat Diterjang Banjir, Jembatan Bogem Akhirnya Rampung

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Joko Trihono menambahkan bahwa kenaikan okupansi turut didorong digitalisasi. Kamar-kamar hotel dan penginapan yang menggandeng agen (aplikasi) travel online ludes dipesan selama liburan lalu. ‘’Untuk yang konvensional ada kenaikan, tapi hanya di kisaran 25 sampai 30 persen,’’ sebut Joko. (tr1/c1/naz)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pelaku bisnis akomodasi di Telaga Sarangan sedang semringah. Pasalnya, selama libur Lebaran jumlah tamu di hotel dan penginapan mereka naik berlipat. ‘’Kenaikan tingkat okupansi di masing-masing hotel sekitar 75 sampai 100 persen,’’ kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Nisan Suparmi, Selasa (10/5).

Puncak kenaikan okupansi terjadi Rabu (4/5) dan Kamis (5/5) atau H+2 dan H+3 Lebaran. Mayoritas tamu merupakan wisatawan dari luar daerah. ‘’Warga asli Magetan biasanya tidak menginap,’’ ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Nisan itu.

Pada libur Lebaran tahun lalu, tingkat okupansi hotel dan penginapan di Sarangan hanya 10 persen. Bunda Nisan bahkan menyebutkan bahwa tingkat okupansi tahun ini mendekati sebelum pandemi, 2019 lalu. ‘’Semoga terus membaik,’’ harapnya.

Baca Juga :  Tunda Revitalisasi Alun-Alun Magetan Tahun Depan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Joko Trihono menambahkan bahwa kenaikan okupansi turut didorong digitalisasi. Kamar-kamar hotel dan penginapan yang menggandeng agen (aplikasi) travel online ludes dipesan selama liburan lalu. ‘’Untuk yang konvensional ada kenaikan, tapi hanya di kisaran 25 sampai 30 persen,’’ sebut Joko. (tr1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/