alexametrics
23.2 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Lima Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Magetan Diancam Pasal Berlapis

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tim penyidik Satreskrim Polres Magetan berjuang keras menambah jerat pasal terhadap kelima tersangka penganiayaan terhadap GTK, 16, dan FK, 13. Pasalnya, kedua korban diduga kuat juga mengalami kekerasan seksual. Bahkan, tak menutup kemungkinan tersangka dapat dijerat pasal human trafficking lantaran korban mengaku sempat dijual ke waria. ‘’Kami terus dalami,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Selasa (11/1).

Ada tiga dugaan lain yang coba dibuktikan tim penyidik. Meliputi dugaan kekerasan seksual, mempekerjakan anak di bawah umur, serta perdagangan anak. Dugaan kekerasan seksual masih sulit dibuktikan lantaran tidak ada saksi, barang bukti, dan petunjuk lain. ‘’Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya iritasi,’’ beber Rudy.

Baca Juga :  Didi Kempot - Kalung Emas Live GOR Ki Mageti Magetan

Polisi juga mengulik pasal 13/2013 tentang UU Ketenagakerjaan. Sebab, salah seorang tersangka bernama Sumiran diduga kuat mempekerjakan GTK yang notabene masih di bawah 18 tahun. Jika terbukti, ancaman hukuman terhadap tersangka dapat bertambah maksimal empat tahun penjara. Belum termasuk dugaan perdagangan anak oleh kelima tersangka yang turut diadukan GTK dan FK kepada pihak berwajib. ‘’Kalau terbukti, ancamannya berat. Sampai seumur hidup,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tim penyidik Satreskrim Polres Magetan berjuang keras menambah jerat pasal terhadap kelima tersangka penganiayaan terhadap GTK, 16, dan FK, 13. Pasalnya, kedua korban diduga kuat juga mengalami kekerasan seksual. Bahkan, tak menutup kemungkinan tersangka dapat dijerat pasal human trafficking lantaran korban mengaku sempat dijual ke waria. ‘’Kami terus dalami,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto, Selasa (11/1).

Ada tiga dugaan lain yang coba dibuktikan tim penyidik. Meliputi dugaan kekerasan seksual, mempekerjakan anak di bawah umur, serta perdagangan anak. Dugaan kekerasan seksual masih sulit dibuktikan lantaran tidak ada saksi, barang bukti, dan petunjuk lain. ‘’Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya iritasi,’’ beber Rudy.

Baca Juga :  Investasi Rp 800,4 Miliar Masuk ke Magetan

Polisi juga mengulik pasal 13/2013 tentang UU Ketenagakerjaan. Sebab, salah seorang tersangka bernama Sumiran diduga kuat mempekerjakan GTK yang notabene masih di bawah 18 tahun. Jika terbukti, ancaman hukuman terhadap tersangka dapat bertambah maksimal empat tahun penjara. Belum termasuk dugaan perdagangan anak oleh kelima tersangka yang turut diadukan GTK dan FK kepada pihak berwajib. ‘’Kalau terbukti, ancamannya berat. Sampai seumur hidup,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/