alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Antrean Kendaraan Isi Solar Mengular di SPBU Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar lambat laun menjadi pemandangan biasa di Magetan. Seperti halnya di SPBU 54.633.02 Jalan MT Haryono kemarin (10/8) sore. Tampak belasan mobil, truk, pikap, hingga angkutan mengantre mengisi solar.

‘’Sangat mengganggu, banyak waktu habis terpakai hanya untuk mengisi BBM,’’ keluh Kosel, warga Parang.

Keluhan serupa juga diungkapkan Sidiq Suratno, warga Plaosan. Dia menyebut bahwa antrean mengisi solar kian panjang sejak dua pekan terakhir. Pun, terjadi hampir di seluruh SPBU Magetan. ‘’Sebagai sopir angkutan, saya rugi waktu,’’ ujarnya. ‘’Sudah antre lama, pembelian juga dibatasi,’’ imbuh Sidiq.

Agus Supri, petugas SPBU 54.633.02, menyebut bahwa fenomena tersebut terjadi setiap hari sejak dua pekan terakhir. Padahal, setiap hari SPBU dipasok delapan ribu liter solar. BBM sebanyak itu hampir selalu habis. ‘’Kemungkinan dipengaruhi kebijakan pembatasan pembelian,’’ kata Agus.

Baca Juga :  2.254 Hektare Hutan di Ngawi Bakal Direboisasi

Di SPBU tersebut, pembelian solar dibatasi maksimal Rp 300 ribu. Itu berlaku untuk kendaraan pribadi, kendaraan umum, maupun angkutan barang seperti truk. Sebelumnya, truk boleh mengisi solar hingga senilai Rp 500 ribu. Pembelian menggunakan jeriken juga dibatasi paling banyak Rp 200 ribu. ‘’Harus menunjukkan surat pengantar dari desa,’’ ujarnya. (mg1/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar lambat laun menjadi pemandangan biasa di Magetan. Seperti halnya di SPBU 54.633.02 Jalan MT Haryono kemarin (10/8) sore. Tampak belasan mobil, truk, pikap, hingga angkutan mengantre mengisi solar.

‘’Sangat mengganggu, banyak waktu habis terpakai hanya untuk mengisi BBM,’’ keluh Kosel, warga Parang.

Keluhan serupa juga diungkapkan Sidiq Suratno, warga Plaosan. Dia menyebut bahwa antrean mengisi solar kian panjang sejak dua pekan terakhir. Pun, terjadi hampir di seluruh SPBU Magetan. ‘’Sebagai sopir angkutan, saya rugi waktu,’’ ujarnya. ‘’Sudah antre lama, pembelian juga dibatasi,’’ imbuh Sidiq.

Agus Supri, petugas SPBU 54.633.02, menyebut bahwa fenomena tersebut terjadi setiap hari sejak dua pekan terakhir. Padahal, setiap hari SPBU dipasok delapan ribu liter solar. BBM sebanyak itu hampir selalu habis. ‘’Kemungkinan dipengaruhi kebijakan pembatasan pembelian,’’ kata Agus.

Baca Juga :  Ketua DPRD Magetan Kecewa Kades Korupsi

Di SPBU tersebut, pembelian solar dibatasi maksimal Rp 300 ribu. Itu berlaku untuk kendaraan pribadi, kendaraan umum, maupun angkutan barang seperti truk. Sebelumnya, truk boleh mengisi solar hingga senilai Rp 500 ribu. Pembelian menggunakan jeriken juga dibatasi paling banyak Rp 200 ribu. ‘’Harus menunjukkan surat pengantar dari desa,’’ ujarnya. (mg1/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/