alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Bejat, Pria Asal Magetan Ini Setubuhi Remaja Berkebutuhan Khusus hingga Hamil

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Apakah Magetan gudangnya predator anak? Masih belum hilang dari ingatan kasus kekerasan seksual yang dialami GTK, 16, dan FK, 13, Januari lalu. Awal bulan ini, kasus yang menimpa NR, 16, mencuat. Kali ini giliran N, 16, yang jadi korban. Perut remaja berkebutuhan khusus itu kini membesar.

Si pria amoral yang membuat N hamil tak lain adalah Suparman, 52. Warga Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan, itu dicokok kemarin (11/2) usai polisi menerima laporan dari keluarga korban. ‘’Pelaku sempat coba melarikan diri, tapi berhasil kami gagalkan,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto.

Kasus bermula dari kecurigaan bibi korban. Dia curiga dengan perut N yang terlihat membesar. Sang bibi meminta N tes kehamilan. Keluarga kaget bukan kepalang mendapati N positif hamil. Setelah diperiksa bidan, keluarga makin terkejut mendapati usia kehamilan N sudah 16 pekan. ‘’Korban juga sudah divisum di RSUD dr Sayidiman,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Perangkat Desa di Magetan Digaji Besar

Di hadapan polisi, si predator anak mengakui perbuatannya. Namun, Suparman mengaku hanya tiga kali menyetubuhi remaja malang tersebut. Dua di antaranya dilakukan di gubuk persawahan dan di kamar karyawan peternakan babi. ‘’Korban mengaku disetubuhi delapan kali,’’ beber Rudy.

Suparman kerap merayu N dengan mengiming-imingi uang Rp 30 ribu dan Rp 50 ribu. Pria yang sehari-hari bekerja di peternakan babi itu mengklaim tak memaksa N. Atas perbuatannya, Suparman harus siap mendekam lama di balik jeruji besi. Dia dijerat pasal 81 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. ‘’Ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Apakah Magetan gudangnya predator anak? Masih belum hilang dari ingatan kasus kekerasan seksual yang dialami GTK, 16, dan FK, 13, Januari lalu. Awal bulan ini, kasus yang menimpa NR, 16, mencuat. Kali ini giliran N, 16, yang jadi korban. Perut remaja berkebutuhan khusus itu kini membesar.

Si pria amoral yang membuat N hamil tak lain adalah Suparman, 52. Warga Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan, itu dicokok kemarin (11/2) usai polisi menerima laporan dari keluarga korban. ‘’Pelaku sempat coba melarikan diri, tapi berhasil kami gagalkan,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto.

Kasus bermula dari kecurigaan bibi korban. Dia curiga dengan perut N yang terlihat membesar. Sang bibi meminta N tes kehamilan. Keluarga kaget bukan kepalang mendapati N positif hamil. Setelah diperiksa bidan, keluarga makin terkejut mendapati usia kehamilan N sudah 16 pekan. ‘’Korban juga sudah divisum di RSUD dr Sayidiman,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kang Woto Sindir Lambannya Penerapan E-Tiket Sarangan

Di hadapan polisi, si predator anak mengakui perbuatannya. Namun, Suparman mengaku hanya tiga kali menyetubuhi remaja malang tersebut. Dua di antaranya dilakukan di gubuk persawahan dan di kamar karyawan peternakan babi. ‘’Korban mengaku disetubuhi delapan kali,’’ beber Rudy.

Suparman kerap merayu N dengan mengiming-imingi uang Rp 30 ribu dan Rp 50 ribu. Pria yang sehari-hari bekerja di peternakan babi itu mengklaim tak memaksa N. Atas perbuatannya, Suparman harus siap mendekam lama di balik jeruji besi. Dia dijerat pasal 81 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. ‘’Ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/