alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Lima Rumah Warga Magetan Diterjang Angin Kencang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Suharno hanya bisa geleng-geleng kepala mendapati genting rumahnya beterbangan Minggu (10/4) sore. Kendati hanya berlangsung sekitar 30 detik, puting beliung mampu membuat atap rumahnya bolong. ‘’Hampir 30 persen gentingnya terbang,’’ ujar warga Sukowinangun, Magetan Kota, itu Selasa (12/4).

Suharno mengungkapkan, sebelum kejadian mendung terlihat begitu gelap. Jelang pukul 15.30 hujan deras mengguyur disertai angin kencang. Kecepatan angin kian meningkat. Saat kejadian, Suharno berada di dalam rumah. Dia menyaksikan atap rumahnya beterbangan. ‘’Angin berembus dari arah utara,’’ ungkapnya.

Suharno memperkirakan genting rumahnya yang terbang akibat puting beliung mencapai ratusan. Namun, tak hanya rumah miliknya yang terdampak bencana tersebut. Atap kandang sapinya ikut diempas angin kencang. ‘’Padahal saya mau menggelar selamatan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Lima Kecamatan di Magetan Endemik Demam Berdarah

Pun, di lingkungan RT 2, RW 3, sedikitnya ada empat rumah lain yang terdampak puting beliung. Namun, hanya rumah Suharno dan Nyoto, tetangganya, yang mengalami kerusakan cukup parah. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi memperkirakan kerugian materiil yang diderita kedua warga Sukowinangun itu mencapai Rp 1,75 juta. ‘’Sudah kami asesmen. Beruntung tidak ada korban jiwa,’’ ucapnya. (tr3/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Suharno hanya bisa geleng-geleng kepala mendapati genting rumahnya beterbangan Minggu (10/4) sore. Kendati hanya berlangsung sekitar 30 detik, puting beliung mampu membuat atap rumahnya bolong. ‘’Hampir 30 persen gentingnya terbang,’’ ujar warga Sukowinangun, Magetan Kota, itu Selasa (12/4).

Suharno mengungkapkan, sebelum kejadian mendung terlihat begitu gelap. Jelang pukul 15.30 hujan deras mengguyur disertai angin kencang. Kecepatan angin kian meningkat. Saat kejadian, Suharno berada di dalam rumah. Dia menyaksikan atap rumahnya beterbangan. ‘’Angin berembus dari arah utara,’’ ungkapnya.

Suharno memperkirakan genting rumahnya yang terbang akibat puting beliung mencapai ratusan. Namun, tak hanya rumah miliknya yang terdampak bencana tersebut. Atap kandang sapinya ikut diempas angin kencang. ‘’Padahal saya mau menggelar selamatan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  407 Bidang Tanah Eks Bengkok Bermasalah

Pun, di lingkungan RT 2, RW 3, sedikitnya ada empat rumah lain yang terdampak puting beliung. Namun, hanya rumah Suharno dan Nyoto, tetangganya, yang mengalami kerusakan cukup parah. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi memperkirakan kerugian materiil yang diderita kedua warga Sukowinangun itu mencapai Rp 1,75 juta. ‘’Sudah kami asesmen. Beruntung tidak ada korban jiwa,’’ ucapnya. (tr3/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/