alexametrics
30.2 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

DPRD Magetan Soroti Persiapan Pelaksanaan Haji

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ibadah haji tahun ini sangat dinanti umat muslim. Setelah vakum dua tahun terakhir, wakil rakyat ingin memastikan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Apalagi situasi pandemi Covid-19 belum sepenuhnya kondusif. ‘’Keselamatan, kesehatan, dan kelancaran bagi CJH (calon jemaah haji) harus diprioritaskan,’’ kata Ketua Komisi C DPRD Magetan Dwi Heruyanto, Kamis (12/5).

Selasa (10/5) lalu, Komisi C menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak membahas persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Perwakilan Kantor Kemenag Magetan, dinkes, bagian administrasi kesra, serta perwakilan dari Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) dilibatkan.

Salah satu yang dibahas yakni pemangkasan kuota jemaah haji tahun ini. Diketahui, hanya 170 CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci dari Magetan. Kebijakan itu terpaksa diambil lantaran pemerintah Arab Saudi menerapkan pembatasan umur. CJH di atas 65 tahun tidak dapat berangkat. ‘’Semoga tahun depan aturan ini dapat ditangguhkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pasang CCTV, Ketati Akses Keluar-Masuk Pasar Sleko

Anggota Komisi C DPRD Magetan Nur Wahyudi menambahkan, Magetan sudah memiliki Perda 5/2013 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Transportasi Ibadah Haji. Perda ini harus menjadi acuan bagi daerah dalam melayani para CJH. ‘’Layanan transportasi pergi-pulang, kesehatan, konsumsi, serta pengawalan keberangkatan dan kepulangan haji harus dipastikan baik,’’ tutur politisi PKS itu. (ebo/c1/naz)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ibadah haji tahun ini sangat dinanti umat muslim. Setelah vakum dua tahun terakhir, wakil rakyat ingin memastikan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Apalagi situasi pandemi Covid-19 belum sepenuhnya kondusif. ‘’Keselamatan, kesehatan, dan kelancaran bagi CJH (calon jemaah haji) harus diprioritaskan,’’ kata Ketua Komisi C DPRD Magetan Dwi Heruyanto, Kamis (12/5).

Selasa (10/5) lalu, Komisi C menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak membahas persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Perwakilan Kantor Kemenag Magetan, dinkes, bagian administrasi kesra, serta perwakilan dari Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) dilibatkan.

Salah satu yang dibahas yakni pemangkasan kuota jemaah haji tahun ini. Diketahui, hanya 170 CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci dari Magetan. Kebijakan itu terpaksa diambil lantaran pemerintah Arab Saudi menerapkan pembatasan umur. CJH di atas 65 tahun tidak dapat berangkat. ‘’Semoga tahun depan aturan ini dapat ditangguhkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Butuh 17 Jam Akomodasi 1.047 Pemilih

Anggota Komisi C DPRD Magetan Nur Wahyudi menambahkan, Magetan sudah memiliki Perda 5/2013 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Transportasi Ibadah Haji. Perda ini harus menjadi acuan bagi daerah dalam melayani para CJH. ‘’Layanan transportasi pergi-pulang, kesehatan, konsumsi, serta pengawalan keberangkatan dan kepulangan haji harus dipastikan baik,’’ tutur politisi PKS itu. (ebo/c1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/